Festival Sangir Bakal Meriahkan SangiRun Night Trail 2021 November Ini

0
280

Pengelola Desa Wisata Sangiran, Sragen, menyiapkan Festival Sangir untuk memeriahkan SangiRun Night Trail 2021 di Desa Krikilan, Kecamatan Kalijambe, Sragen, pada 20-21 November 2021.

“Kami menambah atraksi Sabtu [20/11/2021] pagi sampai Minggu [21/11/2021] sore. Festival Sangir [yang merupakan festival tahunan Desa Krikilan] di dalamnya ada pasar budaya yang tidak hanya menampilkan kuliner tetapi atraksi seni dan budaya,” kata Pengelola Desa Wisata Sangiran, Aries Rustiko, Senin (1/11/2021).

Rencananya ada 100 pelari yang akan mengikuti SangiRun Night Trail 2021. Para peserta lomba lari malam hari itu akan makan siang di desanya Sabtu siang.

Aries menjelaskan sekitar 30 pedagang yang akan terlibat dalam Festival Sangir tersebut. Ada ada juga arak-arakan gunungan dari Balai Desa Krikilan ke Punden Tingkir pada Sabtu pagi.

Gunungan itu selanjutnya akan diserahkan Kepala Desa Krikilan, Widodo, kepada pengelola pasar. Para pedagang yang ikut dipersilahkan mengisi lapaknya.

“Sambil menunggu siang ada sejumlah atraksi dan workshopWorkshop tentang kerajinan dan mengolah makanan,” papar Aries.

Lebih lanjut, Aries mengatakan siang hari sebelum lomba para pelari akan disambut dengan atraksi getek untuk menuju ke Punden Tingkir. Para tamu menikmati sajian makanan bersama masyarakat setempat.

Kepala Desa Krikilan mengatakan desanya memiliki tiga tempat home stay dengan puluhan kamar yang siap digunakan. Desa-desa lain di Kawasan Sangiran juga menyiapkan home stay bagi para tamu.

Sebagai informasi, Pemerintah mengadakan lomba lari SangiRun Night Trail 2021 di kawasan situs manusia purba Sangiran 20-21 November 2021.

Kegiatan tersebut dilaksanakan salah satunya untuk memperingati 25 tahun penetapan situs manusia purba Sangiran sebagai warisan budaya dunia oleh United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO).

Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Sragen, I Yusep Wahyudi, menjelaskan olahraga lari tersebut merupakan kerja sama Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi, Pemkab Sragen, Pemkab Karanganyar, dan komunitas masyarakat.
Sumber: www.solopos.com