Kongres Kebudayaan I Daerah Maluku 2014, BPNB Ambon Gelar Pameran Kebudayaan dan Kesejarahan

0
941

IMG20141104103417

Ambon Maluku (3-5/2014) Lembaga Kebudayaan Daerah Maluku (LKDM) memiliki komitmen besar dalam rangka memberi pembobotan bagi pelestarian kebudayaan daerah Maluku dengan melakukan sebuah event besar yang melibatkan kebudayaan daerah-daerah di Maluku. Kegiatan kongres ini mengambil tema Identitas kemalukuan” tema ini memberi ladasan kuat akan kebudayaan daerah Maluku yang sangat berkaitan dengan keberadaan pulau pulau tersebut. Kegiatan ini di buka langsung oleh Gubernur Maluku Ir Said Assegaf dengan di mulai dari sambutan Walikota Ambon Richard Lohenapessy SH. Dalam sambutan awalnya Walikota menyingug permasalahan Ambon yang sejak saman dahulu menjadi pusat pemerintahan Belanda di Maluku. Argumentasi lain adalah Maluku merupakan wilayah seribu pulau yang sangat memiliki kebudayaan yang penting bagi pengembangan dan pembangunan daerah. Selain itu juga di lanjutkan dengan laporan Ketua LKDM Maluku Dra Senda Titaley dan penyampaian pidato kebudayaan oleh Gubernur Maluku. Kegiatan ini berlangsung pada tanggal 3-5 dengan lokasi pembukaan berlangsung di Lapangan Merdeka Ambon. Kegiatan ini dibuka dengan paduan suara mahasiswa UNPATTI Ambon dan juga tari-tarian yang mewakili unsur budaya ke Malukuan.

Dalam kegiatan Kongres tersebut, Balai Pelestarian Nilai Budaya Ambon memberi partisipasi melalui Pameran Kebudayaan dan Kesejarahan serta partisipasi membawakan makalah pada kegiatan kongres. Betuk partisipasi ini oleh Kepala Balai Pelestaria Nilai Budaya Ambon bahwa merupakan bagian dari keberadaan Balai Pelestarian Nilai budaya Ambon dalam melestarikan kebudayaan daerah Maluku. Materi pameran berkaitan dengan kebudyaaan daerah Maluku dan kesejarahaanya. Salah satu pengunjung pameran yang medapat sorotan adalah Richard Cauvel seorang guru besar pada Univeritas Victoria Australia yang banyak menulis tentang Maluku. Materi pameran menjadi titik pengetahuan awal bagi para pejabat yang hadir pada kesempatan itu dengan di berikan buku panduan katalg pameran.