Stasiun Kereta Api Tegal

0
626

Propinsi Jawa Tengah kaya akan beragam peninggalan sejarah dan purbakala diantaranya yang terdapat di Kota Tegal. Kota ini memiliki perjalanan sejarah yang cukup panjang. Hal ini terbukti dengan adanya peninggalan  sejarah dan purbakala yang tercermin dalam bentuk bangunan maupun situs.

Salah  satu  upaya awal dalam rangka peninggalan-peninggalan ini tersebut adalah melakukan kegiatan inventarisasi atau pendataan. Kegiatan ini dilakukan  agar dapat dilakukan tindakan  pelestarian  selanjutnya sehingga eksistensi benda cagar budaya tetap dapat lestari. Balai Pelestarian Cagar Budaya Jawa Tengah telah mendata bangunan-bangunan tinggalan kolonial di Kota Tegal ini.

Stasiun Tegal yang terletak di Pertigaan Jl. Pancasila, Jl. Semeru, Jl. Kol. Sudiartomulai dibangun pada tahun 1885 oleh JSM (Java Spoorweg Maatschappij). Pada tahun 1897 stasiun ini dibeli oleh perusahaan SCS (Semarang Cheribon Stoomtrammaatschappij) ditambahkan atap besar yang berbahan kayu yang mengatapi 3 sepur. Pada tahun 1918 bagian depan yang dibangun pada tahun 1885 direnovasi berdasarkan karya arsitek Henri Maclaine Pont tetapi atapnya dari tahun 1897 tidak berubah banyak.

Bangunan Stasiun ini merupakan sarana dan prasarana transportasi jalur darat yang vital sejak masa pemerintahan Belanda di Indonesia. Menghubungkan kota-kota di sepanjang pantai utara Pulau Jawa.

TINGGALKAN KOMENTAR