Bimbingan Teknis Fotografi Cagar Budaya 2015

InterPhoto.image.php

Senin (18/05/15), Untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia di bidang pendokumentasian cagar budaya terutama fotografi, Balai Konservasi Borobudur menyelenggarakan Bimbingan Teknis Fotografi Cagar Budaya 2015. Dalam bimbingan teknis ini lebih menekankan pada teknik fotografi yang sesuai dengan prinsip-prinsip arkeologis dan pemanfaatan teknologi dalam pendokumentasian cagar budaya.

Kepala Layanan Konservasi BK Borobudur, Iskandar M. Siregar menyampaikan bahwa kemajuan teknologi saat ini membuat semua orang bisa menjadi fotografer. “Hanya berbekal smartphone setiap orang mampu mengabadikan setiap peristiwa” ungkap Iskandar, “namun tidak semua orang bisa memahami hasil fotografi seperti apa yang dibutuhkan dalam pelestarian cagar budaya sehingga melalui bimbingan teknis ini para fotografer akan ditunjukkan bagaimana teknik fotografi yang sesuai dengan prinsip-prinsip arkeologis” tambahnya.

Dalam pengambilan gambar cagar budaya beberapa hal harus dijadikan pertimbangan terutama etika arkeologi dan fotografi sehingga bisa mendapatkan gambar yang sesuai kebutuhan tanpa merusak benda cagar budaya.

Bimbingan teknis fotografi cagar budaya 2015 ini mencoba beberapa materi baru terutama pemanfaatan teknologi dalam pendokumentasian cagar budaya berbasis 3D menggunakan hasil gambar dari kamera DSLR

Pelatihan Fotografi Cagar Budaya Tingkat Lanjut ini diikuti oleh para staf dari Unit Pelayanan Teknis di lingkungan Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta beberapa dinas daerah yang membidangi kebudayaan di Indonesia. Pelatihan akan berlangsung selama 5 hari 18-22 Mei 2015.