You are currently viewing Sidang Pleno II Rakor Pusat dan Daerah Bidang Kebudayaan 2016

Sidang Pleno II Rakor Pusat dan Daerah Bidang Kebudayaan 2016

  • Post author:
  • Post category:Berita

Surakarta – Rangkaian kegiatan Rapat Koordinasi Pusat dan Daerah Bidang Kebudayaan 2016 hari kedua dibuka dengan Sidang Pleno II. Sidang yang di moderatori oleh Kepala Galeri Nasional, Tubagus Sukmana ini menghadirkan dua pembicara, yaitu Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas dan Ketua Perhimpunan Filantropi Indonesia, Hamid Abidin. Kegiatan ini berlangsung di The Sunan Hotel, Surakarta, Rabu (23/3).

Abdullah Azwar Anas berkesampatan menjadi pembicara pertama dengan tema “Peran Aktif Pemerintah Daerah dalam Pembangunan Kebudayaan”. Dalam paparannya, Beliau memaparkan kemajuan pariwisata dan kebudayaan daerah Banyuwangi. Menurutnya, ada satu hal yang selalu menghambat kemajuan suatu daerah. “Problem utama adalah rasa ketidakpercayaan atas potensi yang dimiliki oleh daerah. Kita harus percaya diri bahwa potensi yang ada harus dimaksimalkan dan tumbuhkan rasa cinta dengan gerakan untuk mencintai daerahnya sendiri,” ujar Abdullah Azwar Anas.

IMG_0001

Sidang Pleno II dilanjutkan dengan pembicara kedua, Hamid Abidin dengan mengangkat tema “Peta Dukungan Filantropi dalam Seni Budaya”. Dalam pembahasan kali ini, Hamid Abidin menyampaikan tentang kaitan antara Filantropi dan kebudayaan. “Faktanya, seni budaya belum menjadi prioritas dalam hal pendukungan di masyarakat. Belum banyaknya organisasi mandiri yang mendukung seni budaya di Indonesia antara lain disebabkan oleh lemahnya insetif perpajakan oleh pemerintah. Untuk itu, diperlukan pendanaan seni budaya melalui dukungan pemerintah, swasta dan publik, serta dukungan dari pendapatan usaha. Serta, peru melibatkan komunitas-komunitas sebagai media untuk membangun kebudayaan,” jelas Hamid Abidin.

IMG_0003

Sidang Pleno II Rakor Pusat dan Daerah Kebudayaan 2016 berlangsung secara antusias oleh para peserta. Kegiatan Rakor kemudian akan dilanjutkan dengan sidang komisi dimana para peserta akan dibagi dalam lima komisi sesuai dengan bidangnya masing-masing.