Semalam di Museum Basoeki Abdullah Dengan Siswa-Siswi SMP Se-Jabodetabek

0
882

Jakarta – Kegiatan Semalam di Museum dengan tema “Semangat Basoeki Abdullah Menduniakan Indonesia” diselenggarakan dalam rangka memperingati hari kelahiran Basoeki Abdullah, Jumat s.d Sabtu (26 s.d 27/01/2018). Kegiatan tersebut melibatkan siswa-siswi SMP se-Jabodetabek, berlokasi di Museum Basoeki Abdullah, Jl. Keuangan Raya No. 19, Cilandak, Jakarta Selatan.

Hadir dalam acara ini perwakilan siswa-siswi SMP Negeri dan Swasta se-Jabodetabek, wartawan dari RRI, Kompas, Biro PKLN, Tim Website Kebudayaan dan putri kandung anak kedua dari Basoeki Abdullah.

Kegiatan berlangsung selama dua hari, hari pertama yaitu kegiatan tour museum, dongeng dari Komunitas Ayo Dongeng Indonesia, dan hening malam yang dikemas dengan apik dan menarik juga menyenangkan. Hari kedua, acara dilanjutkan dengan kegiatan bincang bersama Sekretaris Pribadi Basoeki Abdullah, Ibu Wiwin Winarni, dan salah satu model lukisan Basoeki Abdullah, Ibu Dewi Motik.

Maeva Salmah selaku Kepala Museum Basoeki Abdullah membuka kegiatan dan menjelaskan tentang sejarah Basoeki Abdullah untuk mengenang jasa pelukis tersebut. Kepala Museum tersebut mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk menguatkan pendidikan karakter pada siswa, yaitu karakter mandiri yang terwujud dalam disiplin, berani, dan pembelajar, juga karakter nasionalisme melalui Cinta Tanah Air dan Semangat Kebhinekaan yang diwujudkan.

Acara dilanjutkan dengan cerita tentang Basoeki Abdullah oleh anak kedua, Cecilia Sidhawati. Dia mengatakan bahwa ayahnya adalah sosok ayah yang baik hati kepada anak-anaknya waktu itu, terkenal sebagai salah satu maestro pelukis Indonesia. Beliau juga terkenal sebagai seorang pelukis potret, terutama melukis wanita-wanita cantik, keluarga kerajaan dan kepala negara yang cenderung mempercantik atau memperindah seseorang ketimbang wajah aslinya.

“Selain sebagai pelukis potret yang ulung, diapun melukis pemandangan alam, fauna, flora, tema-tema perjuangan, pembangunan dan sebagainya. Beliau juga banyak mengadakan pameran tunggal baik di dalam negeri maupun di luar negeri” ujar Ibu dengan dua anak tersebut.

Artikel SebelumnyaPetunjuk Teknis Revitalisasi Desa Adat 2018
Artikel BerikutnyaLomba Kreasi Audiovisual Sejarah (LKAS) Tahun 2018