Pleno IV, Kongres Kebudayaan Indonesia 2013

  • Post author:
  • Post category:Berita

DSC_9932

Acara Kongres Kebudayaan Indonesia 2013 pada tanggal 9 Oktober 2013 selanjutnya yaitu Pleno IV yang menjadi pembicara dalam pleno tersebut Azyumardi Azra yang dimoderatori oleh Nunus Supardi dengan tema Sumberdaya Kebudayaan.

Kemajuan multimedia merupakan bentuk sumberdaya kebudayaan. Hal itu merupakan contoh metafora kemajuan. Dalam generasi muda dalam pengantar panitia dijelaskan bahwa generasi  muda senang dengan buru-buru akibat dari teknologi kebudayaan. Kebudayaan yang sekarang ini dibentuk adalah kebudayaan yang paling matang dalam sejarah kebudayaan, dalam hal ini dikaitkan dengan kemampuan dan pengetahuan. Matematika merupakan formulasi imajinasi manusia. Kekuatan kebudayaan ilmiah justru ditopang oleh kesadaran atas keterbatasan akal budi.

Bertopang dalam pilar tersebut, pencapaian terbesar dari ilmu pengetahuan adalah memberikan gambaran yang rendah hati terhadap alam semesta. Kita mulai mengetahui terbentuknya alam semesta, bintang, planet dll. Tetapi dalam proses tersebut, yang paling rendah hati adalah kemunculannya secara statistic adalah enol. Kita bias hidup di bumi ini, sebagai berkah. Kita harus memperlakukannya dengan penuh tanggung jawab.

Upaya untuk melestarikan budaya dan merefitalisasi, adalah upaya mengabadikan berkah kehadiran kita, kehidupan kita, untuk menghadapi masa depan. Hal yang harus dilakukan adalah hasil dari kegiatan ilmiah dan menyebarkan secara luas. Hal ini sudah dilakukan namun masih kurang seksama, kurang maksimal.

Pengelolaan kebudayaan dibagi menjadi tiga:

  1. Hasil-hasil kebudayaan, dengan pokoknya produk kebudayaan
  2. Kebudayan sebagai komuditi, kebudayaan mempunyai nilai tukar. Bagaimana mamasarkan hasil kebudayaan menjadi sesuatu yang menarik.
  3. Tujuan kebudayaan untuk pelestarian dan revitalitasi dan pengembangan.