Penyerahan Sertifikat Warisan Budaya Takbenda Indonesia: Pinisi, Art of Boat Building in South Sulawesi

0
977

Bulukumba, Sulawesi Selatan – Pada Sidang ke-12 Komite Warisan Budaya Takbenda UNESCO di Pulau Jeju, Korea Selatan, 7 Desember 2017 yang lalu, telah menetapkan Pinisi: Seni Pembuatan Perahu di Sulawesi Selatan sebagai UNESCO Representative List of Intangible Cultural Heritage of Humanity. Bertempat di Bulukumba, Sulawesi Selatan, Direktur Jenderal Kebudayaan, Hilmar Farid menyerahkan sertifikat UNESCO tersebut kepada Pemerintah Daerah Bulukumba, (27/3).

Dalam sambutannya, Hilmar Farid menyampaikan rasa kekagumannya terhadap masyarakat Bulukumba. “Tidak ada alasan bagi kita untuk berkecil hati terhadap lingkungan kita, karena tempat ini memberikan sumbangsih yang sangat besar kepada dunia. Kita harus melakukan sesuatu untuk menjaga dan membawa tradisi pembuatan Kapal Pinisi ini agar terus berkembang,” ucap Hilmar Farid.

Senada dengan Hilmar Farid, pesan utama UNESCO ketika penetapan Pinisi adalah Indonesia harus lebih menekankan pelindungan dan pelestarian terhadap transmisi nilai dan pengetahuan terkait teknologi pembuatan kapal tradisional kepada generasi muda melalui pendidikan formal, nonformal, dan informal.

Artikel SebelumnyaLomba Cipta Senam Tradisi, Penguatan Karakter Melalui Kesenian
Artikel BerikutnyaMenteri Pendidikan dan Kebudayaan Merotasi 88 Pejabat di Kemdikbud