You are currently viewing Perjalanan Panjang menelusuri Asal Usul Lambang Negara Republik Indonesia

Perjalanan Panjang menelusuri Asal Usul Lambang Negara Republik Indonesia

Perjalanan panjang menelusuri asal usul Lambang Negara Republik Indonesia berawal rasa ingin tahu akan informasi yang lebih mendalam mengenai salah satu koleksi Museum Kepresidenan RI. Sejak Balai Kirti diresmikan sudah banyak pengunjung yang berdatangan ke Museum namun pada umumnya mereka tidak banyak yang mengetahui asal usul ataupun sejarah Lambang Negara Republik Indonesia. Hal ini terbukti dari 90.000 pengunjung ke Balai Kirti hanya beberapa orang saja mengetahui pembuat Lambang Negara Indonesia. Kebanyakan pengunjung mengetahui bentuk Lambang Negara Republik Indonesia. Tapi tidak paham siapa yang membuat lambang negara, kapan lambang negara itu buat dan diperkenalkan, apa arti filosofisnya, bagaimana lambang negara itu di buat.

Dari latar belakang diatas pada tahun 2017 dilaksanakan sebuah kegiatan yang mengkaji salah satu koleksi museum kepresidenan RI. Koleksi yang akan dibahas kali ini tentu saja lambang negara indonesia. Tim yang terdiri dari Neneng Kartiwi, RAG Bambang S, Indri Alfianti, dan Wahyuni Triantini melaksanakan pengkajian ke Pontianak dari tanggal 20 – 24 Februari 2017. Tempat Pengkajian di fokuskan pada daerah Kalimantan Barat di mana sumber-sumber data dan para narasumber yang telah melakukan kajian terhadap Lambang Negara Garuda berada. Lebih dari itu, ternyata pontianak merupakan tempat lahirnya sang pembuat lambang negara. Kami mencari informasi dengan menelusuri beberapa tempat bersejarah di Pontianak.

Di Pontianak tim bertemu narasumber yang merupakan dosen dari Universitas Tanjung Pura, Bapak Turiman Faturhaman Nur. Bapak Turiman menjelaskan sejarah Lambang Negara RI secara mendetail dan lugas. Selain itu Bapak Turiman mengajak kami ke Istana Al-Qadariyah Pontianak untuk bertemu Sultan Syarif Abu Bakar Alkadrie. Di Istana Al-Qadariyah kami melihat benda-benda bersejarah terkait Lambang negara dan berdikusi dengan Sultan Syarif Abu Bakar Alkadrie mengenai Burung Garuda dan Kota Pontianak.

Selain Bapak Turiman kami bertemu dengan Kepala Museum Kapuas Raya, Ibu Siti Musrikah. Kedua Narasumber tersebut memaparkan tentang sejarah Lambang negara secara jelas dan lugas. Bersama Ibu Siti Musrikah Tim berkunjung ke Istana Al-Mukarramah Sintang Kabupaten Pontianak bertemu dengan Sultan Muhammad Ikhsan Kesuma Negara V. Di Istana Al-Mukarramah kami dapat melihat benda bersejarah yakni Lambang Kesultanan Sintang berbentuk Burung Garuda. (Indri Alfianti)