You are currently viewing Adenan Kapau Gani Bagian 3

Adenan Kapau Gani Bagian 3

  • Post author:
  • Post category:Tokoh

Dari STOVIA hingga GHS

 STOVIA adalah sekolah lanjutan yang mendidik ahli medis dengan masa pelajaran 10 tahun. Baru mengecap pendidikan empat tahun di STOVIA, Adenan Kapau Gani terpaksa pindah status sekolah. Hal itu disebabkan adanya perubahan kebijakan pemerintah Hindia Belanda terhadap bidang pendidikan medis. STOVIA ditutup karena berdasarkan keputusan pemerintah Hindia Belanda yang dikeluarkan tahun 1927. Jenjang pendidikan kedokteran hanya diberikan pada tingkat perguruan tinggi sedangkan status STOVIA hanya sekolah lanjutan. Karena kebijakan tersebut terpaksa Adenan Kapau Gani melanjutkan sekolah ke  Algemene Middelbare School (AMS) bagian B (Ilmu Pasti Alam) agar dapat masuk ke Sekolah Tinggi Kedokteran. (Nalenan, 2004:1) Gedung yang digunakan untuk AMS adalah gedung bekas STOVIA.

Walaupun hanya bersekolah selama empat tahun, pergaulan di lingkungan STOVIA memberikan pencerahan pemikiran pada diri Adenan Kapau Gani. Pergaulan di lingkungan STOVIA membawa Adenan Kapau Gani larut dalam kegiatan organisasi pemuda  Jong Sumatranen Bond.

Setamat pendidikan AMS. tahun 1928, pada tahun 1929 Adenan Kapau Gani  memasuki jenjang perguruan tinggi kedokteran dengan diterima sebagai mahasiswa di Geneeskundige Hoge School (GHS), Sekolah tinggi Kedokteran Jakarta. Adenan Kapau Gani menempuh pendidikan kedokterannya selama 11 tahun dan lulus sebagai dokter medis pada tahun 1940.

Sumber : Sosok Pejuang Bangsa Adenan Kapau Gani, Cetakan Pertama Museum Sumpah Pemuda 2009