TAPAK TILAS PROKLAMASI 2019

0
133

Museum Perumusan Naskah Proklamasi dibawah Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, mengemban tugas memberikan layanan edukasi kepada masyarakat tentang pemahaman nilai-nilai sejarah seputar peristiwa perumusan naskah proklamasi yang terjadi di gedung museum yang berlokasi di Jl. Imam Bonjol No.1 Menteng Jakarta Pusat. Oleh karena itu sebagai upaya untuk lebih mengenalkan peristiwa pagi dini hari tanggal 17 Agustus 1945 terutama kepada para generasi muda, Museum Perumusan Naskah Proklamasi akan menggelar salah satu program publiknya bertajuk “Tapak Tilas Proklamasi” dalam rangka merayakan HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ke-74. Kegiatan ini terdiri dari serangkaian kegiatan menarik yang dapat diikuti oleh berbagai lapisan masyarakat.

Rangkaian kegiatan Tapak Tilas Proklamasi 2019 akan dilaksanakan pada tanggal 16 Agustus 2019 mulai pukul 09.00 WIB dengan diadakannya berbagai jenis lomba permainan tradisional untuk tingkat pelajar SD dan SMP. Para pelajar SD dapat mengikuti lomba mewarnai gambar, makan kerupuk dan congklak. Sedangan untuk pelajar SMP bisa mengikuti lomba lompat tali, gangsing dan kelereng. Dengan berbagai lomba permainan tradisional ini, para generasi muda diharapkan dapat mengenal permainan tradisional dengan segala kearifan lokalnya yang mengajarkan nilai-nilai kerjasama dan interaksi sosial yang baik. Selain itu, para peserta juga dapat mengenal permainan tradisional yang menuntut lebih banyak olah tubuh dibandingkan permainan digital yang akrab sebagai bagian gaya hidup mereka saat ini.

Selain lomba permainan tradisional, masyarakat juga dapat menikmati panggung hiburan menampilkan lagu-lagu perjuangan oleh grup Band Sur Plus dan Paduan Suara Merah Putih. Selain itu para peserta Tapak Tilas ataupun masyarakat umum juga dapat menikmati penampilan musik tradisional Calung dari Jawa Barat dan pertunjukan Marching Band. Pada saat yang sama, pertunjukan panggung hiburan ini akan mengiringi kegiatan lain yang tidak kalah menarik yaitu bazar makanan dan minuman tradisional yang menyuguhkan berbagai jenis makanan tradisional menggugah selera seperti  kue bandros, cenil, getuk lindri, tahu gejrot, makanan khas Aceh, cilok, bajigur dan berbagai rebusan, bir pletok, es selendang mayang, es potong dan es doger. Masyarakat akan dimanjakan oleh jajanan bercita rasa asli Indonesia dan diharapkan kegiatan ini dapat mempopulerkan kembali makanan tradisional sebagai bagian dari jati diri bangsa ditengah-tengah maraknya produk makanan impor modern yang belum tentu sehat untuk di konsumsi oleh masyarakat Indonesia.

Selain bazar makanan tradisional, masyarakat juga dapat menyaksikan pertunjukan Sosiodrama bertema “Menuju Kedaulatan Indonesia” yang akan dilakonkan oleh komunitas Bangor. Kegiatan ini akan menampilkan kilas balik rangkaian peristiwa sejarah perjuangan meraih kemerdekaan pada periode tahun 1942-1949. Episode akan dimulai dari kedatangan Jepang dan bagaimana situasi rakyat Indonesia pada masa penjajahan Jepang. Kemudian peristiwa kekalahan Jepang di Asia Pasifik oleh tentara sekutu yang memicu peritiwa penting bagi sejarah kemerdekaan Republik Indonesia yaitu peristiwa perumusan naskah Proklamasi yang terjadi sekarang di Gedung Museum Perumusan Naskah Proklamasi pada tanggal 17 Agustus 1945 pagi dini hari. Dilanjutkan dengan aktualisasi peristiwa pada masa perjuangan mempertahankan kemerdekaan yang melibatkan tiga negara kolonial yang pernah menjajah Indonesia yaitu Inggris, Belanda dan Jepang.

Semarak acara puncak kegiatan Tapak Tilas Proklamasi yang selalu menjadi acara yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat setiap tahunnya adalah long march “Tapak Tilas Proklamasi” yaitu parade bersama yang dilakukan oleh para peserta yang terdaftar dengan berjalan kaki dari Gedung Museum Perumusan Naskah Proklamasi di Jl. Imam Bonjol No.1 Menteng sampai ke Tugu Proklamasi di Jalan Pegangsaan Timur No. 56 yang berjarak kira-kira 2 KM. Kegiatan ini mengundang partisipasi seluruh masyarakat dengan cara mendaftar terlebih dahulu secara daring. Untuk 600 pendaftar pertama, panitia akan menyediakan kaos dan makanan ringan, sedangkan untuk masyarakat lainnya tetap dapat turut serta cukup dengan mengenakan dress code berwarna merah. Kegiatan long march akan dimeriahkan dengan penampilan marching band oleh grup Mesjid Istiqlal. Masyarakat akan dipandu oleh grup Paskibra SMK 11 Maret Jakarta dan Purna Paskibra Gedung Joang menuju tugu proklamasi tempat dibacakannya naskah Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia oleh Bung Karno pada tanggal 17 Agustus 1945. Melalui rangkaian kegiatan ini diharapkan masyarakat akan merasa turut terlibat merasakan detik-detik peristiwa-peritiwa sejarah tersebut yang akhirnya akan menumbuhkan rasa nasionalisme dan patriotisme yang kuat serta cinta tanah air.

 

TINGGALKAN KOMENTAR