Membawa Museum Lebih Dekat dengan Siswa SMA Negeri 101 Jakarta

0
1378

Penunaian tugas edukasi oleh museum tidak seperti pendidikan yang diselenggarakan di sekolah-sekolah, universitas-universitas karena yang harus dididik museum bukan hanya kelompok anak-anak mahasiswa,tetapi terdiri dari manusia yang berlainan tingkat kecerdasan dan pendidikannya, dan lain pula pandangan hidupnya. Begitu pula yang dilakukan oleh tim edukasi dari Museum Kebangkitan Nasional yang berusaha mengenalkan museum ke berbagai kalangan. Hari Selasa (19/11) tim edukasi mendatangi salah satu sekolah di Jalan Komp. Joglo Baru, Kembangan, Jakarta Barat, yaitu SMA Negeri 101 Jakarta. 

Kali ini tim edukasi, mensosialisasikan museum dengan cara masuk ke kelas-kelas saat mata pelajaran sejarah. Peserta sosialisasi museum ini merupakan kelas X dan XI dari jurusan IPA dan IPS. Tim edukasi Museum Kebangkitan Nasional menghadirkan materi tentang sejarah gedung STOVIA yang saat ini digunakan, serta lahirnya organisasi modern pertama di Indonesia yang bernama Boedi Oetomo yang mengilhami terbentuknya organisasi-organisasi lain di masa pergerakan. Dalam penyuluhan ini juga dijelaskan program-program kegiatan yang dilakukan Museum Kebangkitan Nasional, seperti festival lomba tari tradisional, paduan suara, menggambar, seminar dan diskusi publik serta workshop gratis dalam kegiatan Belajar Bersama Muskitnas.

Dalam kegiatan ini juga diadakan kuis seputar museum dan sejarah pergerakan nasional dengan hadiah official merchandise dari Museum Kebangkitan Nasional. Diharapkan dengan adanya kegiatan sosialisasi ini, masyarakat akan dapat lebih mengenal museum secara umum, dan Museum Kebangkitan Nasional secara khususnya. Serta dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang manfaat berkunjung ke museum.