FESTIVAL AGAMA UNTUK PERDAMAIAN ICRP 2019 “Meneguhkan Kembali Pancasila di Bumi Indonesia”

0
991

Pada hari Sabtu, 23 Maret 2019 terdapat kegiatan Festival Agama untuk Perdamaian dari Indonesian Conference on Religion and Peace (ICRP) di Museum Kebangkitan Nasional. Acara kali ini bertujuan untuk mengajak para elite politik, tokoh-tokoh agama dan masyarakat luas, untuk meneguhkan kembali Pancasila sebagai nilai-nilai dasar
pemersatu kita. Langkah ini sangat dibutuhkan mengingat, dalam waktu dekat akan
memasuki proses pemilihan umum serentak, baik pada tingkat legislatif pusat dan
daerah, maupun terutama pemilihan Presiden dan Wakil Presiden. Praktek-praktek politik
menjelang pemilu yang hampir tidak lagi mengenal norma dan sopan santun, telah
mengakibatkan polarisasi yang sangat tajam dalam masyarakat, dan pada gilirannya
makin meredupkan nilai-nilai Pancasila serta mengancam sistem demokrasi itu sendiri.

Adapun Festival Agama untuk Perdamaian 2019 akan dihadiri oleh sekitar 100 orang, yang
berasal dari berbagai kalangan antara lain Lembaga/Komunitas Keagamaan dan Penghayat Kepercayaan, akademisi, media, Dewan Kehormatan ICRP, Dewan Penasehat ICRP, dan Pengurus ICRP, NGO/LSM, Ormas, aktivis pro-demokrasi dan individu-individu.

Acara ini dimulai pada pukul 08.00 dengan pembukaan dan yoga bersama, kemudian dilanjutkan dengan penampilan musik antar iman, penampilan budaya dan agama,  serta penampilan teater dan puisi.  Topik diskusi yang diangkat dalam kegiatan ini sangat menarik, yang pertama tentang “Menghadapi Hate Spin dan Hoax di Media Sosial”, “Tokoh Muda Penggerak Perdamaian”,  dan yang terakhir tentang “Agama dan Pancasila”.

Selain itu, ada acara dongeng untuk anak, lomba mewarnai dan lomba membuat komik. Pada acara tersebut juga mengenalkan Museum Kebangkitan Nasional melalui Kak Max (Kokojali) dan Kak Ira (Wisata Kreatif Jakarta).

Dengan adanya Festival Agama ini diharapkan dapat mencari solusi alternatif atas berbagai persoalan yang dihadapi oleh bangsa Indonesia saat ini secara mendasar dan membentuk sinergi terbaik antara komunitas-komunitas iman dalam membangun kehidupan berbangsa yang solid dan bermartabat.