You are currently viewing Lomba Permainan Tradisional, Kembalikan Nilai Kebersamaan dan Kesatuan

Lomba Permainan Tradisional, Kembalikan Nilai Kebersamaan dan Kesatuan

Jakarta- Demi menyatukan semangat dan solidaritas di ruang lingkup internal, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI mengadakan lomba yang dikhususkan untuk pegawai kementerian. Lomba ini diikuti oleh Inspektorat Jenderal, Sekretariat Jenderal, Pendidikan Dasar Menengah, Ditjen PAUD Dikmas, Badan Bahasa, Badan Penelitian dan Pengembangan, Ditjen Guru dan Tenaga Kependidikan, dan Ditjen Kebudayaan. ­­­

Para peserta lomba sudah berkumpul sejak pukul 8 pagi di Komplek Kementerian, lengkap mengenakan seragam olahraga warna-warni yang sudah disesuaikan antardivisi. Keceriaan dan kegembiraan tampak pada raut wajah peserta. Beberapa diantaranya bahkan melancarkan strategi terlebih dahulu sebelum menyisihkan lawan.

Permainan tradisional sengaja dipilih untuk menumbuhkan kembali rasa kebanggaan akan ciri khas Indonesia lewat permainan, termasuk melatih kerjasama dan kekompakan, sesuai dengan norma dan budaya yang sudah tertanam di Indonesia. Lomba-lomba yang disediakan yakni tarik tambang, bakiak dan ular naga.

“Permainan tradisional mengandung unsur gotong-royong, kebersamaan dan sportivitas. Permainan tradisional dapat mengembalikan nilai kebersamaan dan kesatuan,” urai Direktur Sejarah Triana Wulandari, dalam sambutannya.

Acara ini digelar guna menyemarakkan Hardiknas 2017 dan menjadi momen penting untuk mengembalikan lagi kiprah permainan tradisional yang mulai bergeser dengan permainan modern. Tentunya mengajak pegawai agar tidak lupa pada warisan budaya.

Tinggalkan Balasan