Langkah Strategis Pengembangan Data Kebudayaan

0
898

Jakarta. Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, mengadakan sosialisasi langkah-langkah strategis dalam pengembangan data dan informasi bidang kebudayaan bertajuk Workshop Indeks Pembangunan Kebudayaan (IPK). Berlangsung di Museum Nasional, langkah-langkah tersebut akan dilakukan melalui statistik kebudayaan dan IPK. Kegiatan ini dibuka oleh Direktur Jenderal Kebudayaan, Kacung Marijan.

IMG_9983

 

Workshop IPK ini dihadiri berbagai kalangan dari tim penyusun, akademisi, UPT bidang kebudayaan, perguruan tinggi, serta Unit Teknis Ditjen Kebudayaan. Selain sosialisasi pengembangan data kebudayaan melalui IPK, kegiatan ini mendiseminasikan konsep IPK sebagai instrumen bagi pemetaan kondisi pembangunan bidang kebudayaan, serta hasil uji petik instrumen pengukuran IPK sebagai dasar pijak dalam perumusan kebijakan, strategi, dan indikasi program bidang kebudayaan di daerah.

Hal tersebu dia atas berkaitan dengan upaya memperkuat posisi kebudayaan dalam kerangka pembangunan nasional yang perlu didukung dengan penyiapan berbagai instrumen strategis. Yaitu antara lain peraturan perundangan bidang kebudayaan, grand strategi pembangunan kebudayaan ke depan, maupun instrumen pengukuran untuk melihat atau mengukur tingkat perkembangan dan keberhasilan bidang kebudayaan. Salah satu alat ukur tersebut adalah IPK.

IMG_0037

Ditjen Kebudayaan mengharapkan IPK akan menjadi parameter pembangunan kebudayaan nasional yang bisa disepakati oleh semua pemangku kepentingan. Sehingga nantinya pemanfaatan IPK dapat diimplementasikan baik pada level nasional, provinsi, maupun kabupaten/kota.

IMG_0042

Artikel SebelumnyaRapat Rancangan Peraturan Pemerintah Sanksi Administratis Perfilman
Artikel BerikutnyaSarasehan Website Kebudayaan 2014 kota Bandung