Megawati Hadiri Grand Opening “JavaScript”

0
1015
Megawati Mengapresiasi Karya Eddy Susanto dalam Pameran JavaScript di Galeri Nasional Indonesia
Megawati Mengapresiasi Karya Eddy Susanto dalam Pameran JavaScript di Galeri Nasional Indonesia

Pameran Tunggal Eddy Susanto “JavaScript” menuai decak kagum dari banyak kalangan sejak pertama kali dibuka pada 4 September 2015. Memang, pameran ini memiliki nafasnya sendiri, dengan menyajikan visualisasi yang kuat dan kental dengan budaya Jawa, terutama aksara Jawa. Tak ayal, Presiden ke–5 Republik Indonesia pun berinisiatif menghadiri dan memberikan sambutan dalam Grand Opening yang diselenggarakan di Galeri Nasional Indonesia pada Selasa malam, 8 September 2015.

Dalam sambutannya Megawati menyatakan kekagumannya pada perupa tunggal pameran JavaScript—Eddy Susanto—atas upayanya untuk mengangkat kembali aksara Jawa, terlebih penyelenggaraan pameran ini bertepatan dengan hari aksara internasional yang jatuh pada 8 September. “Kalau boleh saya memanggil dhek Eddy, di dalam diri dhek Eddy ini terjadi pergolakan dan pergulatan pikiran yang membuat pengamatan luar biasa, yang disampaikan menjadi lukisan atau aksara, atau aksara yang dilukiskan, atau aksara yang ditorehkan,” tutur perempuan yang akrab disapa bu Mega itu. Menurutnya, ada jiwa pejuang di dalam diri pelukis-pelukis Indonesia, termasuk Eddy Susanto, meski perjuangan itu mereka jalani dengan gaya masing-masing.

Tak sekedar hadir dan memberikan sambutan, Megawati juga sempat menelusuri ruang pamer Gedung A Galeri Nasional Indonesia untuk mengapresiasi karya-karya Eddy Susanto, ditemani Kepala Galeri Nasional Indonesia Tubagus ‘Andre’ Sukmana, Direktur ArtSociates (induk dari Lawangwangi Creative Space) Andonowati, para kurator pameran ini Asmudjo J. Irianto dan Suwarno Wisetrotomo, serta sang perupa tunggal pameran ini Eddy Susanto.

Puas dengan pameran JavaScript, Megawati kemudian menyambangi Workshop “Aksara Nusantara” di Ruang Seminar Galeri Nasional Indonesia. Dalam workshop ini, Edo (Edi Dolan) yang sudah sepuluh tahun mendalami daluang sebagai kertas tradisional Nusantara, memeragakan proses pembuatan ‘daluang’ dari kulit kayu pohon paper mulberry (broussonetia papyrifera vent). Tertarik dengan keunikan daluang, Megawati pun menjajal memukul-mukul kulit kayu paper mulberry yang telah dibasahi agar menjadi pipih.

Selain Megawati, Grand Opening Pameran Tunggal Eddy Susanto “JavaScript” juga dihadiri beberapa tokoh penting. Diantaranya anggota DPR RI, Rieke Diah Pitaloka, dan Gubernur Banten, Rano Karno.

*dsy/GNI