Karya Seni yang Mengumbar Imaji Bahari

0
1711
Gelaran Imaji Bahari akan berlangsung di Galeri Nasional Indonesia

Eksotisme laut yang acapkali menarik untuk diangkat menjadi objek sebuah karya seni, kini akan disajikan di Galeri Nasional Indonesia dalam Pameran “Nautika Rasa: Seni Rupa & Imaji Bahari”. Pameran yang merupakan hasil kerjasama Galeri Nasional Indonesia dengan Bale Seni Barli–Kota Baru Parahyangan dan IWPI (Ikatan Wanita Pelukis Indonesia) tersebut akan dihelat mulai 13 hingga 25 September 2016.

Berbeda dari pameran lain yang umumnya fokus pada visualisasi karya, pameran ini justru mengumbar imaji tentang bahari yang terbentuk dengan melibatkan memori, sensasi, pengalaman, ‘rasa’, dan interaksi dengan laut bagi setiap perupa pameran. “Hal tersebut menjadi sudut pandang lain yang menyadarkan kita ada proses panjang dalam penciptaan sebuah karya, ada perasaan yang tidak bertepi dan pemikiran yang dapat melayang bebas, namun juga ada batasan dalam diri perupa dalam menentukan karya visual terbaiknya untuk disajikan dan dinikmati publik,” Kepala Galeri Nasional Indonesia Tubagus ‘Andre’ Sukmana menanggapi.

Nautika Rasa diungkap Kurator pameran Rizki A. Zaelani, menghubungkan dua hal pokok, yaitu tentang ‘nautika’ (nautical) yang berarti ‘hal yang terhubung dengan laut’ dan soal ‘perasaan’ (feeling) sebagaimana telah dikenal dekat oleh para seniman. “Dimensi perasaan manusia sering digambarkan dalam ungkapan sebagaimana laut atau samudera dengan keadaannya yang berwatak cair, saling terhubung, mengalun tenang, tapi juga menghayutkan, tak bisa diduga, bahkan ganas, dalam, dan luas tak bertepi,” katanya. “Pameran ini, hendak menyusuri luasnya lautan perasaan yang tak bertepi itu melalui tema-tema pemandangan, keadaan, bahkan persoalan bahari melalui cermin dimensi perasaan para seniman sendiri,” lanjut Rizki yang juga merupakan Kurator Galeri Nasional Indonesia itu.

Perasaan tak bertepi itu yang dikaitkan dengan bahari akan disajikan dalam karya lukis, gambar, patung, video art, dan karya seni instalasi hasil olah artistik 120 perupa. Para perupa tersebut merupakan alumni dan pengajar Bale Seni Barli (Bandung), anggota terpilih IWPI, serta para seniman terpilih. Selain itu ada pula pelukis Men Sagan yang akan mengisi acara Demo Melukis, dan Rizki A. Zaelani yang akan memandu Diskusi Seni.

*dsy/GNI