Entitas Kebangsaan Bonyong Munni Ardhie dalam Karya The Flag of Red and White

0
674
Bonyong Munni Ardhie, “The Flag of Red and White”, 1975, media campuran pada kanvas, 125 x 125 cm
Bonyong Munni Ardhie, “The Flag of Red and White”, 1975, media campuran pada kanvas, 125 x 125 cm

Pameran Tetap Koleksi Galeri Nasional Indonesia kini disajikan secara daring. Salah satunya adalah karya Bonyong Munni Ardhie berjudul “The Flag of Red and White”. Karya ini dibuat tahun 1975 dengan media campuran pada kanvas berukuran 125 x 125 sentimeter.

Dalam karya ini, penghayatan kritis Bonyong terhadap berbagai peristiwa sosial politik dalam sistem negara dan pemerintahan yang timpang telah menggugah kesadarannya tentang realitas sosial yang terjadi di masyarakat. Ia mengungkap hal itu lewat bidang warna merah keras dan putih kontras sebagai simbol bendera, sekaligus ruang Indonesia. Di sudut bawah, tujuh kolase boneka figur bayi tanpa kepala dijajarkan, menyiratkan banyaknya generasi sekarang yang lahir tanpa identitas kebangsaan. Di samping itu, juga sebagai potret catatan sejarah dengan banyaknya korban dalam berbagai ketimpangan sosial politik pada ruang kesadaran Indonesia.

Dalam karya ini dapat ditangkap ungkapan kritis Bonyong terhadap nasionalisme bangsanya. Empatinya terhadap kondisi sosial masyarakat yang timpang, nilai-nilai kemanusiaan yang telah tercerabut, hilangnya identitas kultural berikut nasionalisme yang absurd, menjadi tema yang dihadirkan untuk merenungkan entitas kebangsaan. Bayi-bayi tanpa kepala yang dihadirkan dalam karya ini menjadi sebuah potret yang mengetuk berbagai sisi humanis.