“Yang Muda Yang Berbudaya: Peran Strategis Teknologi dan Media Baru dalam Penguatan Jatidiri dan Karakter Bangsa”

0
1271

DSC_0171

Yogyakarta. “Dulu, perkembangan informasi hanya melalui media yang terbatas lebih banyak dilakukan oleh institusi-institusi resmi. Sekarang, dengan perkembangan teknologi, media baru banyak muncul dan sangat mempengaruhi pola pikir kita, khususnya perkembangan kebudayaan. Ini mempunyai peran besar dalam internalisasi nilai budaya di tengah masyarakat” ungkap Kacung Marijan, Direktur Jenderal Kebudayaan, Kemdikbud pada pembukaan talkshow peran strategis teknologi dan media baru dan penguatan jati diri dan karakter bangsa. Acara ini diselenggarakan oleh Direktorat Internalisasi Nilai dan Diplomasi Budaya sebagai bentuk kepedulian dan tanggungjawab pemerintah dalam menyikapi perkembangan teknologi dan media baru yang berkembang pesat. Sebagai salah satu upaya memberikan kekuatan dalam mempertahankan jati diri dan ketahanan budaya Indonesia, Direktorat Internalisasi Nilai dan Diplomasi Budaya mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk lebih peduli dan membangun kesadaran terhadap pentingnya nilai-nilai budaya Indonesia. Kita tidak akan mampu menolak arus informasi, namun harus menyikapinya dengan benar sehingga tidak terus menggerus budaya bangsa.

DSC_0172

 

Acara ini melibatkan puluhan guru dan ratusan siswa SMU, serta komunitas-komunitas budaya di Provinsi Yogyakarta. Talkshow berlangsung sehari pada tanggal 11 September 2014 di University Club, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta dengan narasumber pakar  komunikasi Universitas Gadjah Mada dan aktivis kebudayaan dari Yogyakarta. Selama satu hari ini, narasumber dan peserta akan berdiskusi bersama membahas perkembangan teknologi dan media baru, khususnya media sosial, dan pengaruhnya terhadap generasi muda dari pandangan Ahli, Praktisi dan dari generasi muda itu sendiri;