Upacara Adat Tunggul Wulung (2)

0
58

Selanjutnya, sebagai puncak acara adalah pergelaran seni pertunjukan Tayub di depan rumah juru kunci dan diakhiri dengan pergelaran wayang kulit dengan lakon ”Sri Mulih” atau ”Sri Boyong”. Lakon ini dipilih karena ritual kesuburan yang menyiratkan perjumpaan kebahagiaan pasangan laki dan perempuan.

Hal yang pokok pada upacara ini seperti disebutkan pada keterangan di atas adalah (1) prosesi pengambilan air di salah satu sumber mata air di Sumber Beji Dusun Diro;(2) uborampe sesaji yang disiapkan di pendopo juru kunci dan kiriman berkat petilasan moksa di pinggir sungai progo di bawah pohon Timoho yang nantinya akan didoakan mudin atau kyai (uborampe tidak boleh dicicipi selama dibuat karena dianggap menyisakan makanan) dan dibagikan kembali kepada masyarakat;(3) pemenetasan Tayub;(4) Pementasan Wayang Lakon Sri Mulih. Upacara adat ini terus dilaksanakan hingga pada tahun 2019 ini rutin setiap tahun dengan dana swadaya dan dukungan pemerintah desa. Ragam acara kegiatan ini kemudian bertambah seiring dengan aktivitas ekonomin dan sosial keagamaan yang ingin ditumbuhkan pada upacara ini yakni pengajian, arak-arakan dan pasar malam.

Upacara adat ini pada perkembangannya mampu mempertahankan esensinya dan bahkan mampu memberikan peran dan memperkuat fungsi agama, sosial, budaya dan ekonomi kepada masyarakat pendukungnya. Secara khusus, upacara adat ini mampu mewujudkan nilai-nilai kehidupan seperti gotong royong, kerukunan, kebersamaan membangun dalam masyarakat, serta meningkatkan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.

Upacara Bersih Desa Tunggul Wulung dilaksanakan pada setiap tahun sekali, setiap Jumat Pon setelah panen musim penghujan. Adapun prosesi upacara tersebut diawali dari Sendang Beji atau Diro menuju makam Ki Tunggul Wulung. Pada waktu yang bersamaan dari Kantor Desa Sendang Agung juga diberangkatkan semua hasil yang ada di wilkayahnya dengan diiringi kesenian kesenian tradisional. Setelah dipertigaan dusun Dukuhan iring-iringan yang dieberangkatkan baik dari Sendang Agung maupun dari Kantor Desa Sendang Agung bertemu di tengah jalan lalu bersama-sama menuju ke makam Ki Tunggul Wulung. Akan tetapi sebelumnya dibawa ke rumah juru kunci dan disana diadakan upacara dan tari tayub kemudian kenduri yang dilanjutkan ziarah ke makam Tunggul Wulung. Disana juga digelar tari tayub dan malamnya diadakan pertunjukan wayang kulit semalam suntuk.

 

Keterangan

Tahun :2019

Nomor Registrasi :201900968

Nama Karya Budaya :Upacara Adat Tunggul Wulung

Provinsi :DI Yogyakarta

Domain :Adat Istiadat Masyarakat, Ritus, dan Perayaan-Perayaan

TINGGALKAN KOMENTAR