Penerima Penghargaan Kebudayaan Kategori Pelestari

0
1171

Penghargaan Kebudayaan Kategori Pelestari adalah penghargaan kebudayaan yang diberikan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan kepada tokoh atau beberapa orang yang memiliki intergritas (personalitas dan kreativitas) untuk menggali, menjaga, mengembangkan, dan melindungi karya budaya. Antara lain dalam hal kuliner, kerajinan dan tata rias tradisional. Prestasinya memperlihatkan dedikasi dalam konteks pelestarian: menjaga, melindungi, dan menggali karya budaya yang telah ada sesuai dengan aslinya/mempertahankan keberadaannya sehingga mendorong pelibatan masyarakat.

Sepulu pelaku budaya mendapatkan penghargaan pada kategori ini di tahun 2015. Mereka diantaranya: Agus Nur Aman (penerus tradisi lisan Aceh), Anna Kumari (pencipta tari dan perajin songket), Hayatinifus Tobing (ahli kuliner tradisional), Muhammad Djafar (pelestari teknologi pembuatan perahu tradisional Sulawesi Selatan), Ni Ketut Arini (pelestari Tari Bali Klasik), Saur Marlina Manurung (perintis dan pelaku pendidikan alternatif bagi masyarakat terasing), Samuel Laufa (pelestari budaya Alor NTT), Viani Subiyat (pelestari dan koreografer Tari Papua), Romo Vincentius Kirjito, PR (pelestari budaya air hujan dengan penelitian scientific), Yahya Andi Saputra (pelestari budaya betawi dan seniman tradisi lisan). Para penerima penghargaan berhak mendapatkan pin emas, sertifikat dan uang tunai sebesar Rp 50.000.000,00.