Kepurun merupakan makanan khas di Kabupaten Lingga yang terbuat dari sagu serta diberi bumbu berkuah. Kepurun di Daik Lingga sudah lama di kenal oleh masyarakat semenjak produksi sagu semasa Kesultanan Riau-Lingga di Daik, yang biasa dihidangkan seketika siang hari terutama diwaktu panas . Selain makanan khas kepurun juga merupakan obat penawar bagi kesehatan badan seperti panas dalam, kurang selera makan, demam. Hingga saat sekarang kepurun selalu menjadi menu yang lezat bagi kaula muda juga menikmati makanan yang terbuat dari sagu.
Bahan- bahan :
1. Sagu bersih
2. Air
3. Buah asam-asaman seperti : Belimbing Buluh, mempelam, embacang dll
4. Ikan Bilis / teri
5. Lokan
6. Cabe (Lada kecil)
7. Bumbu masakan
8. Garam
9. Dll
Cara membuat :
1. Air dipanaskan di dalam kuali masukkan sagu sedikit-sedikit kemudian dikocok terus menerus hingga panas masak dan mengental dan kenyal seperti lem cair.
2. Tumbuk ikan bilis ditambah asaman ditambah cabe rawit, garam, bumbu lainnya yang ditumbuk di dalam lesung. Setelah itu ditaruh di dalam mangkok besar
Sagu yang mencair tadi diletakkan di dalam pinggan yang sudah diisi kuah bumbu yang ditumbuk halus.
Kepurun berbentuk seperti lem dan kenyal-kenyal di lidah. Kuahnya terbuat dari gilingan ikan teri yang dicampur dengan buah belimbing buluh. Bisa juga dicampur dengan berbagai macam buah, yang penting rasanya asam. Kuliner kepurun ini nikmat di santap selagi panas.
Keterangan
Tahun :2019
Nomor Registrasi :201900851
Nama Karya Budaya :Kepurun Lingga
Provinsi :Kepulauan Riau
Domain :Keterampilan dan Kemahiran Kerajinan Tradisional
Sumber: Website Warisan Budaya Takbenda