Bedikekh

0
348

Bedikekh adalah sebuah kesenian menyanyi atau melantunkan lagu sambil memukul rebana secara bersama-sama. Biasanya ada 3 (tiga) orang yang dijadikan pedoman (diikuti) oleh peserta untuk berlagu secara bersama- sama.  Peserta  Bedikekh  menggunakan  jas,  peci,  dan  sarung  gantung. Peserta merupakan utusan dari tiap-tiap marga. Lirik Bedikekh menggunakan huruf Arab yang bermakna puji-pujian terhadap Rosul yang bernapaskan   Islam.   Acara   dilaksanakan   di   dalam   rumah   pengantin semalam suntuk dimulai pukul 18.00 WIB sampai pagi pukul 06.00 WIB yang diatur oleh seorang Jenang.

Pelaksanaan Bedikekh diawali dengan pembukaan dan ucapan terimakasih oleh tuan rumah dan selanjutnya diambil alih oleh seorang pemandu yang disebut dengan Jenang. Jenang bertugas mengatur proses berjalannya Bedikekh dimulai dari mengedarkan surat berzanji, kemudian memulai Lagu tanpa menabuh Kekhicing dan Tekhbangan, Lagu Tukhun Syeh, Lagu Tukhun Awal,Lagu Tukhun Kasakh, dan yang terahir Tegak Melayu atau penutup. Dalam Bedikekh terdapat banyak judul lagu yang berkembang dimasyarakat, sedangkan untuk surat berzanjinya sendiri terdapat 12 (Dua Belas) surat. Pada tahap penyelesaian Bedikekh, Jenang mengucapkan  ucapan  terimakasih  kepada semua pihak masyarakat  yang telah menyempatkan hadir untuk melaksanakan proses Bedikekh dikediaman Sahibul Hajat sekaligus mempersilahkan peserta Bedikekh   untuk menikmati hidangan yang telah disediakan Sahibul Hajat, maka selesailah tahapan serta proses pelaksanaan Bedikekh

 

Keterangan

Tahun :2019

Nomor Registrasi :201900898

Nama Karya Budaya :Bedikekh

Provinsi :Lampung

Domain :Tradisi dan Ekspresi Lisan

Sumber: Website Warisan Budaya Takbenda