Puluhan Warga Tangerang Nobar Bioskop Keliling

  • Post author:
  • Post category:Berita

Tangerang – Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia menggelar bioskop keliling di Perkampungan Bulak Wareng, Larangan Selatan, Ciledug, Tangerang, Jumat (20/3/2015).

Wawan Yogaswara, Kasubbag Rumah Tangga menyatakan, kegiatan bioskop keliling ini merupakan agenda tahunan yang menjadi satuan program dari unit terkait. “Ini adalah salah satu agenda dari Unit Program yang telah dicanangkan sejak tahun 2012. Di mana kerangka besarnya adalah ingin melakukan pembentukan karakter masyarakat Indonesia, salah satu caranya adalah dengan bioskop keliling ini,” paparnya.

BIOSLOP KELILING 3

Menurutnya, menonton film-film Indonesia yang berkualitas dapat menjadi media yang baik untuk membentuk pribadi yang sesuai dengan karakter bangsa.

“Masyarakat Indonesia senang sekali menonton film. Untuk itu, kami coba melalui program bioskop keliling dengan menyiarkan tayangan-tayangan yang berkarakter dan khas Indonesia. Selain itu juga, bioskop keliling bertujuan untuk membuat masyarakat ngariung (berkumpul),” tambah Wawan.

BIOSKOP KELILING 2

Bioskop keliling ini menargetkan 24 titik yang tersebar di wilayah Jabodetabek. Di mana dalam satu bulan, setidaknya ada 2 wilayah yang dikunjungi. Jenis film yang diputar pun tak sembarangan, harus memiliki nilai khusus dan karakter yang mencerminkan budaya Indonesia.

Perkampungan Bulak Wareng, Larangan Selatan, Ciledug ini merupakan lokasi pertama di tahun 2015 yang mendapat perhatian. Meski sempat diguyur hujan deras, namun tak menyurutkan warga setempat untuk datang dan menonton film ‘Di Bawah Lindungan Ka’bah’ bersama-sama. Terbukti, setidaknya ada 30 pasang mata yang menyaksikan film tersebut hingga usai.

Menanggapi hal tersebut, Rohman Boang, Ketua RW setempat menyatakan kebahagiaannya. “Saya senang sekali dengan adanya nonton bareng ini, karena ini adalah kegiatan yang positif dan mengedukasi. Jadi tanpa banyak aba-aba, begitu saya dikabari, saya langsung setuju. Semoga bioskop keliling akan datang lagi ke wilayah kami ini,” ungkap Rohman.

Tak ada syarat khusus memilih lokasi yang menjadi sasaran bioskop keliling. “Bagi masyarakat yang ingin dikunjungi wilayahnya, kami tidak memberikan syarat apapun. Mereka hanya tinggal menghubungi kami, lalu kami akan datang ke lokasi. Warga setempat, melalui izin ketua RT atau RW, hanya tinggal menyiapkan lapangan atau aula tempat kami membuka layar,” tutup Wawan.