Saat Bertemu dengan Sang Penulis

0
1230

Festival Ranggawarsita 2019, BPSMP Sangiran masih menyimpan cerita bagi pengunjung yang mendapatkan buku. Buku-buku yang di bawa dari Sangiran masih menjadi favorit para pengunjung dan menyimpan cerita saat pengunjung yang mendapatkan buku bertemu langsung dengan penulis buku dan meminta tanda tangan sekaligus berbincang.
“Pak minta tandatangannya di buku ini”
“Minta dituliskan kata-kata motivasi”
“Apa yang menjadi kelebihan buku ini?”
“Wah ini buku menarik buat pembelajaran bagi anak”
“Bagus buku ini, singkat dengan banyak gambar dan foto yang menjelaskan dengan singkat”
Demikian interaksi yang terekam dalam cerita pertemuan antara penulis buku dengan pengunjung yang mendapatkan buku. Ini merupakan bagian cerita yang menjadi ”bumbu” pada Festival Ranggawarsita 2019. Tidak salah kiranya jika banyak buku yang dibawa pemandu dari BPSMP Sangiran menjadi favorit bagi pengunjung terlebih dapat berjumpa dan meminta tandatangan penulis sebuah buku berjudul “Mengenal Situs Manusia Purba Sangiran”.


Dengan sabar kedua penulis buku berjudul “Mengenal Situs Manusia Purba Sangiran” memberikan tandatangannya dibuku serta berdiskusi di tengah keramaian Festival Ranggawarsita. Memberi penjelasan singkat dan memberi motivasi bagi penerima buku yang memang membutuhkan contoh dalam menelurkan sebuah ide dan pemikiran ke dalam tulisan.
Maka menulislah, supaya orang di masa akan datang tahu bahwa kau pernah hidup di masa lalu, ungkapan itu yang menjadi motivasi utama.
Puja Aprianto, salah seorang penulis menjelaskan bahwa keistimewaan buku tulisannya, “Buku ini dilengkapi dengan aplikasi Augmented Reality (AR) yang menarik bagi pembelajaran, terutama untuk anak-anak”.
Diskusi menarik antara M. Mujiburohman yang merupakan penulis buku berjudul “Mengenal Situs Manusia Purba Sangiran” memberi berbagai saran dan masukan dalam menulis. Memberi motivasi bagi penerima buku agar lebih bersemangat dalam berkarya, para penerima buku itu merupakan siswa dan mahasiswa yang ada di Semarang.
“Jangan patah semangat, teruslah berkarya karena semua itu memerlukan proses”, Mujiburohman memberi semangatnya.
Itulah sebuah cerita saat penerima buku berjudul “Mengenal Situs Manusia Purba Sangiran” dapat bertemu langsung dengan penulisnya sekaligus berdiskusi. “Terimakasih atas bukunya, terima kasih atas tandatanganya,ini kesempatan langka” seru salah satu mereka dengan gembira. (Wiwit Hermanto)