Pengunjung Museum Manusia Purba Sangiran di Akhir Pekan

0
105

Museum Manusia Purba Sangiran menyuguhkan koleksi yang mampu memberi edukasi sekaligus wisata bagi pengunjung. Dalam masa pandemi ini, Balai Pelestarian Situs Manusia Purba (BPSMP) Sangiran selaku pengelola Museum Manusia Purba Sangiran hanya membuka 2 museum, yaitu Museum Manusia Purba Klaster Krikilan dan Dayu.
Museum Manusia Purba Klaster Krikilan sebagai pusat kunjungan, merupakan museum yang paling awal berdiri guna menyuguhkan berbagai informasi tentang berbagai pengetahuan tentang Sangiran. Museum yang sudah melalui revitalisasi guna meningkatkan penyampaian informasi pada masyarakat.
Museum Manusia Purba Klaster Dayu mengangkat tema tentang lapisan-lapisan tanah yang mampu mengajak pengunjung kembali ke 2,4 juta tahun yang lalu. Masa di mana Sangiran masih menjadi laut dalam yang dihuni oleh hewan-hewan laut yang kemudian mengalami berbagai perubahan karena proses alam.
Kedua museum ini mengalami peningkatan jumlah pengunjung di liburan Natal tahun 2021 ini. Dibanding dengan jumlah pengunjung pada hari sabtu-minggu sebelumnya, mengalami peningkatan yang signifikan. Dari data yang berhasil dikumpulkan, pengunjung pada seminggu sebelum Natal, tanggal 18-19 Desember 2021 sejumlah 1.649 orang. Pada libur Natal, 25-26 Desember 2021, museum ini dikunjungi oleh 2.210 orang pengunjung.
Puncak kunjungan terjadi pada tanggal 26 Desember 2021 atau sehari setelah Hari Natal. Pengunjung memanfaatkan libur untuk mengunjungi Museum Manusia Purba Sangiran, kebanyakan pengunjung bersama keluarga.
Para pengunjung yang berkunjung diwajibkan untuk menerapkan protokol kesehatan yang ketat, diawali dengan pengecekan suhu saat pengunjung memasuki museum. Pengecekan suhu tubuh dilanjutkan dengan cuci tangan dengan air mengalir dan tetap menjaga diri.
Pembatasan lain adalah dengan menjaga pengunjung untuk pengunjung tidak berkerumun dengan cara mengelola jumlah pengunjung yang masuk ke dalam museum. Ruang museum diperhatikan secara serius agar pengunjung dapat menjaga jarak dan merasa nyaman.
Hal ini sangat penting dilakukan guna menghindari penyebaran virus Covid-19, membuka museum dengan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Menjaga pengunjung yang meningkat di akhir pekan, dalam data yang dihimpun terlihat bahwa kunjungan tanggal 26 Desember 2021 merupakan kunjungan tertinggi. Saling menjaga, adalah satu kunci yang perlu diperhatikan oleh pengelola dan pengunjung Museum Manusia Purba Sangiran. (Wiwit Hermanto)