PELESTARIAN MATERI PAMERAN GUNA PEMANFAATAN BERKELANJUTAN

0
704

Hari senin merupakan hari pertama dalam seminggu dan hari dimana banyak orang merasa tidak bisa langsung memulai aktivitas/ bekerja seperti biasa. Hal ini banyak dikarenakan pada akhir pekan dimanfaatkan untuk istirahat dan berkumpul bersama keluarga dan di hari senin memulai aktivitas/ bekerja. Bagi BPSMP Sangiran, hari senin merupakan hari membersihkan dan merawat museum dengan segala koleksi yang dipamerkan. Inilah yang membuat museum ditutup setiap hari senin.

Di hari senin, 21 Maret 2016 pembersihan museum lebih difokuskan pada pembersihan patung/ manekin manusia purba serta diorama yang ada di Museum Manusia Purba Sangiran Klaster Krikilan. Hal ini karena melihat kondisi patung/ manekin manusia purba serta diorama yang sudah mulai kotor dan berdebu. Dalam foto dibawah, terlihat patung/ manekin manusia purba S17 yang berada di ruang pamer III dibersihkan secara perlahan oleh petugas. Sudah mulai banyak debu dan kotoran menempel pada patung/ maneki n sehingga perlu dibersihkan.

pelestarian materi pamer (1)

Selain itu, pembersihan pada diorama ruang pamer III dirasakan perlu dilakukan karena sudah mulai kotor dan berdebu. Patung hewan-hewan yang ada di diorama ruang pamer III dibersihkan dengan perlahan dan hati-hati agar tidak merusak. Diorama yang ada juga menjadi perhatian karena sudah mulai kotor dan berdebu.

pelestarian materi pamer (2)

Pembersihan museum merupakan suatu langkah perlindungan terhadap koleksi yang dimanfaatkan dengan cara dipamerkan pada pengunjung. Agar koleksi tersebut terlestarikan dengan baik, perlu perhatian dengan cara perlindungan terhadap koleksi pamer dan hal ini dilakukan hari senin pada saat museum tutup bagi pengunjung. Dengan tutupnya museum di hari senin guna perlindungan terhadap koleksi yang dipamerkan dimaksudkan untuk keberlanjutan pemanfaatan benda koleksi guna penyebaran informasi bagi pengunjung. Dapat dikatakan bahwa hari senin merupakan hari perlindungan terhadap koleksi yang dipamerkan, ini semua guna keberlanjutan penyebaran informasi yang dilakukan melalui materi di ruang pamer. (Wiwit Hermanto)