Koordinasi Menjadi Sebuah Awal Kegiatan

0
64

Koordinasi sebelum kegiatan dilangsungkan menjadi sebuah kata kunci yang penting agar setiap pihak yang terlibat dapat memahami dan menjalankan tugas dan fungsinya masing-masing. Inilah bagian awal yang dilakukan dalam pelaksanaan kegiatan Survei dan Pengumpulan Data untuk Kajian Koleksi Alat Tulang di Situs Bringin. Kegiatan ini berlangsung pada tanggal 20 hingga 24 Juni 2022.
Untuk membangun komunikasi yang harmonis dan menciptakan saling pengertian, maka tim melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait.

Koordinasi dengan Badan Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat Kabupaten Ngawi untuk memohon ijin kajian menjadi awal koordinasi dengan dinas di Kabupaten Ngawi. Untuk mendapat informasi tambahan tentang Situs Bringin, Tim Survei dan Pengumpulan Data untuk Kajian Koleksi Alat Tulang melanjutkan koordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ngawi.

Dalam koordinasi ini, Daut Salepang, S.S. dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ngawi mengungkapkan dukungan penuh atas kegiatan. “Semoga kegiatan berjalan lancar dan mampu memberi informasi bagi masyarakat dan Situs Bringin”, harap Daut.

Diskusikan berbagai hal terkait Cagar Budaya yang ada di Kabupaten Ngawi, khususnya yang berhubungan dengan prasejarah. Situs Trinil merupakan situs prasejarah yang ada di Kabupaten Ngawi, selain itu masih ada Situs Bringin. Situs Bringin merupakan situs yang belum banyak dikenal publik.

Koordinasi dilanjutkan pada Muspicam Kecamatan Bringin untuk meminta ijin kegiatan Survei dan Pengumpulan Data untuk Kajian Koleksi Alat Tulang di Situs Bringin. Supriyadi selaku Camat Bringin mengungkapkan mendukung kegiatan dan berharap dapat mengangkat nama Situs Bringin. “Saya mendukung kegiatan ini dan semoga ke depan mampu mengangkat Situs Bringin”.  

Koordinasi yang dilakukan oleh tim diharap dapat menciptakan pemahaman Bersama sehingga mampu sebagai sebuah awal dalam melakukan pengumpulan data dilapangan. Kerjasama segenap pihak diharap dapat memberikan berbagai data dan informasi dilapangan yang pada akhirnya dapat dimanfaatkan sebagai informasi bagi publik.

Alat tulang yang ditemukan di Situs Bringin diharap dapat bertambah informasi dari kegiatan ini. Kegiatan yang mengumpulkan data dan informasi langsung dari masyarakat yang ada di Situs Bringin, khususnya di Desa Dero yang sudah diteliti oleh Balai Pelestarian Situs Manusia Purba (BPSMP) Sangiran. (Wiwit Hermanto)