JEJAK IKAN DI LAUT SANGIRAN

0
2572
Fragmen fosil sirip ikan (spina pectoral pisces)

Kondisi lingkungan Sangiran pada sekitar 2 juta tahun lalu sangat berbeda dengan keadaan hari ini. Saat itu Sangiran merupakan wilayah laut dalam. Hal ini dibuktikan dengan adanya lapisan Kalibeng yang mengandung banyak fosil hewan laut seperti cangkang kerang, siput laut dan juga hiu. Selain fosil hewan laut tersebut, di Sangiran juga ditemukan fosil karang laut serta terdapat pula sisa endapan Diatomea yang merupakan endapan yang mengandung fosil ganggang miroskopis.

Di antara fosil hewan laut tersebut, terdapat beberapa jenis ikan yang ditemukan di situs Sangiran. Fosil ikan yang ditemukan antara lain berasal dari jenis ikan pari, beberapa jenis ikan hiu dan ikan bertulang keras (Osteichtyes). Fosil ikan pari yang ditemukan di Sangiran antara lain berupa fosil gigi dan juga duri (spina) yang terdapat pada ekor, sedangkan fosil hiu yang ditemukan berupa fosil gigi dan tulang belakang. Kedua jenis ikan tersebut pada saat ini masih ada dan biasa hidup di pesisir pantai hingga lepas pantai. Selain kedua jenis ikan tersebut, di Sangiran juga ditemukan fosil ikan bertulang keras yang berupa fosil tutup insang (operculum) dan sirip ikan. Mengingat karakter situs Sangiran yang selalu memunculkan singkapan baru yang berpotensi menghasilkan temuan fosil, tidak menutup kemungkinan masih akan ditemukan fosil jenis ikan lain di Sangiran. Adanya temuan fosil-fosil hewan laut tersebut menambah kekayaan koleksi fosil di Sangiran sekaligus menjadi bukti evolusi lingkungan yang terjadi di situs Sangiran. (Pipit Puji Lestari)

Fragmen fosil sirip ikan (spina pectoral pisces)
Fragmen fosil sirip ikan (spina pectoral pisces)
Fragmen gigi ikan pari (Dental plate Dasyatidae)
Fragmen gigi ikan pari (Dental plate Dasyatidae)