Bupati Klaten Membuka Pameran Bersama “Museum Dolan Klaten”

0
81

Balai Pelestarian Situs Manusia Purba (BPSMP) Sangiran turut berpartisipasi dalam pameran bersama yang diselenggarakan oleh Museum Ranggawarsita Jawa Tengah. Acara yang mengambil nama Museum Dolan Klaten yang bertajuk “Bersama Museum, Menginspirasi Masa Depanku” berlangsung selama tanggal 4-8 Agustus 2022. Pameran bertempat di Gedung Pandanaran Kabupaten Klaten.

Peserta dari pameran bersama ini adalah Museum Daerah Klaten, Omah Wayang Klaten, Museum BPK RI Magelang, Monumen Pers Nasional, Museum BPSMP Sangiran, Museum Rembang Putih Tuban, BPCB Jateng, Museum Samudra Raksa, Expo SMK/SMA, Kisah Tanah Jawa, dan UMKM Klaten.

Kepala Museum Ranggawarsita Jawa Tengah, Djoko Nugroho Witjaksono, dalam laporannya memberi penjelasan bahwa kegiatan pameran bersama ini mengenalkan dan mendekatkan koleksi Museum Ranggawarsita Jateng, terutama koleksi enam warisan dunia yang dimiliki Jateng.

“Jateng itu provinsi yang luar biasa. Hanya Jateng yang memiliki enam warisan budaya dunia. Keenam warisan itu, yakni Candi Borobudur, Candi Prambanan, Situs Sangiran, batik, keris, serta wayang,” kata Djoko.

Keenam warisan budaya dunia ini menjadi peserta dalam pameran bersama guna memberi informasi dan pengetahuan bagi pengunjung. Hal ini membawa kebanggaan bagi masyarakat, mengenal warisan dunia yang ada di Jawa Tengah. Selain itu masih ada koleksi lain yang dapat dinikmati pengunjung serta berbagai UMKM yang ada di Klaten.

Pameran dibuka oleh Bupati Kabupaten Klaten, Sri Mulyani yang menyampaikan rasa bahagianya akan pagelaran pameran yang diikuti berbagai museum. Dalam sambutannya Mulyani mengungkapkan bahwa, “Museum merupakan pusat pemajuan kebudayaan yang memfasilitasi publik sebagai ruang edukasi yang menyenangkan”.

Pameran seperti ini di selenggarakan oleh Museum Ranggawarsita untuk pertama kalinya di Klaten. Dr. Uswatun Hasanah, S.Pd, M.Pd. selaku Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Propinsi Jawa Tengah berharap agar pameran ini dapat menjadi pembelajaran bagi berbagai pihak untuk dapat memberi inspirasi bagi peradaban. “Even ini diharap mampu membangun peradaban bangsa yang menjulang jauh sebelum peradaban saat ini. Semoga museum menjadi salah satu obyek wisata dan penggalian kembali karakter bangsa kita khususnya Klaten dan sebagai sumber belajar siswa”. (Wiwit Hermanto)