BPSMP Sangiran, Mengambil Peran Mengedukasi Siswa dengan Protokol Kesehatan Ketat

0
73

Kegiatan pembelajaran luar kelas merupakan salah satu materi pembelajaran yang mampu memberi pengayaan pengetahuan pada siswa. Hal ini dilakukan oleh SMPIT Tahfidzul Qur’an Ulil Albab Karanganyar yang mengambil lokasi pembelajaran luar kelas di Museum Manusia Purba Sangiran Klaster Krikilan.
Pembelajaran luar kelas yang dilakukan oleh SMPIT Tahfidzul Qur’an Ulil Albab Karangayar, dilaksanakan hari Kamis, 16 Desember 2021. Sebanyak 97 siswa dengan 30 guru pendamping dilibatkan dalam kegiatan ini. Dalam sambutannya, Dody Wiranto, S.S., M.Hum selaku koordinator Kelompok Kerja bidang Permuseum Balai Pelestarian Situs Manusia Purba (BPSMP) Sangiran mengungkapkan bahwa museum sudah dibuka, demikian juga dengan kegiatan kunjungan seperti yang dilaksanakan SMPIT Tahfidzul Qur’an Ulil Albab Karangayar.
“Kegiatan kunjungan sudah dibuka namun masih terbatas. Untuk Sangiran sendiri memamg menampilkan bukti-bukti evolusi makhluk hidup”, ungkap Dody.
Kunjungan seperti ini merupakan bagian dari upaya penyebarluasan informasi bagi masyarakat melalui kunjungan museum. Koleksi-koleksi yang disajikan melalui museum merupakan bagian dari memberi infomrasi masyarakat sekaligus bagian dari upaya pelestarian yang terus dilakukan. “Upaya pelestarian Sangiran sebagai Situs Manusia Purba terus dilakukan oleh pemerintah sebagai bentuk kepedulian dan upaya melestarikan tinggalan masa lalu”, lanjutnya.
Kunjungan yang dilakukan oleh SMPIT Tahfidzul Qur’an Ulil Albab Karangayar menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Rombongan dibagi emnjadi beberapa kelompok dengan didampingi seorang pemandu. Selain itu, durasi antar kelompok diberi jeda waktu antara 10-15 menit agar tidak berkerumun dan dapat menjaga jarak antar kelompok.
Selain diajak berkeliling museum, rombongan juga diajak menyaksikan kebesaran Sangiran melalui film. Pemutaran film juga dibagi secara berkelompok sehingga peserta dapat menjaga jarak dan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.
BPSMP Sangiran selaku pengelola Situs dan Museum Sangiran berupaya mengambil peran dalam mengedukasi siswa. Mengedukasi dengan memberi informasi melalui film dan berbagai koleksi museum yang dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat guna mencegah penyebaran Covid-19. Mampu memberi pengetahuan pada rombongan SMPIT Tahfidzul Qur’an Ulil Albab Karangayar dan juga mampu menerapkan protokol kesehatan guna keselamatan segenap pihak. (Wiwit Hermanto)