Aris Rustioko, Pendiri Forum Remaja Sangiran

0
472

Aris Rustioko adalah pemuda asli Sangiran, sebuah daerah yang terkenal sebagai situs purbakala di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Besar di dalam situs manusia purba yang telah diakui dunia, Aris Rustioko sangat mengerti tentang nilai penting tinggalan arkeologi berupa fosil-fosil, artefak yang terpendam dalam lapisan-lapisan tanah purba.

Aris juga sangat memahami persoalan-persoalan yang menyangkut kehidupan masyarakat Sangiran sebagai pemilik tanah-tanah purba tersebut, di mana seringkali terjadi benturan kepentingan antara kebutuhan hidup masyarakat dan pelestarian benda purbakala. Aris selalu berada di depan untuk mengambil sikap pada persoalan tersebut.

Langkah-langkah strategis yang diambilnya adalah melalui pendekatan organisasi kepemudaan di tingkat desa. Mengajak para pemuda di sekitarnya untuk menemukenali potensinya dan menyalurkannya ke arah yang positif.

Sejak tahun 2003 Aris Rustioko menggagas berdirinya Forum Remaja Sangiran (FORSA) yang bergerak di bidang olahraga, khususnya sepakbola dan bola volley. Pada even-even lokal kelompok ini telah menunjukkan eksistensi dan prestasi yang membanggakan Desa Krikilan. Langkah Aris dalam mengawal FORSA di bidang olah raga terus berlanjut disela-sela kesibukannya yang semakin bertambah ketika Aris menjadi anggota di Badan Permusyawaratan Desa. Jiwa kepemimpinan dalam sebuah organisasi terus diasah dengan baik, hingga kemudian Aris menjabat sebagai Sekertaris Desa Krikilan, pada tahun 2017.

Pada tahun 2016, FORSA melihat sebuah potensi yang belum dilirik secara serius oleh masyarkat di sana, yaitu potensi pengembangan pariwisata alternatif yang dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat yang lebih banyak lagi. Selama ini semua aktivitas pariwisata yang melibatkan masyarakat terpusat di Museum Manusia Purba Sangiran. Di bawah kepemimpinan Aris Rustioko, FORSA melihat potensi lain yang dimiliki Desa Krikilan, destinasi yang memang sudah ada sebelumnya dan sudah banyak dikunjungi oleh masyarakat tertentu. Obyek tersebut adalah sebuah punden (tempat keramat) yang dipercaya sebagai petilasan Joko Tingkir, tokoh yang sangat terkenal di Jawa Tengah.

Punden Tingkir telah banyak dikunjungi orang sebagai tempat ziarah di mana terdapat 3 buah batu yang dipercaya sebagai nisan Joko Tingkir dan 2 orang pengikutnya.

Aris dan FORSA pelan-pelan mengubah image “keramat” Punden Tingkir menjadi tempat yang indah, bersih, dan menyenangkan untuk dikunjungi seluruh masyarakat. Tidak sedikit Aris Rustioko mengeluarkan daya dan upaya, baik material dan non material untuk mengubah citra Punden Tingkir serta mengubah “mindset” masyarakat Sangiran agar mau berpartisipasi melestarikan Sangiran sebagai Kawasan Cagar Budaya.

Aris Rustioko selalu berkoordinasi dengan BPSMP Sangiran dan stakeholder terkait dalam mengembangkan Punden Tingkir dan pariwisata berbasis masyarakat di Desa Krikilan. Misi-misi pelestarian Situs Sangiran yang menjadi tugas dan fungsi BPSMP Sangiran diimplementasikan dalam aktivitas pariwisata masyarakat untuk mewujudkan kelestarian Situs Sangiran dan wisata yang ramah cagar budaya yang berkelanjutan.