Workshop Festival Film Pendek (Dokumenter) BPNB D.I. Yogyakarta 2018

0
979

 

BPNB D.I. Yogyakarta, Oktober 2018 – Senin pagi 15 Oktober 2018, kembali Pendopo Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) D.I Yogyakarta atau Pendopo Dalem Jayadipuran dipenuhi oleh adik-adik generasi muda para siswa/siswi Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) dan masyarakat umum seusia SLTA, yang memiliki perhatian lebih pada kebudayaan Indonesia. Mereka adalah para peserta kegiatan yang diadakan oleh BPNB D.I. Yogyakarta, yaitu kegiatan “ Workshop Festival Film Pendek (Dokumenter) 2018”, sebagai acara awal dari seluruh rangkaian acara di Kegiatan Festival Film Pendek (Dokumenter) BPNB D.I. Yogyakarta 2018, di mana kegiatan ini mengambil tema, “ Warisan Budaya Tak benda Sebagai Revitalisasi Pembangunan Karakter “. Pada awal acara, Dra. Zaimul Azzah, M.Hum., selaku Kepala BPNB D.I. Yogyakarta memberikan sambutan sekaligus membuka acara. Beliau mengapresiasi adik-adik yang hadir karena memiliki perhatian pada hal budaya, khususnya Warisan Budaya Tak Benda, dan berharap para adik- adik peserta akan menyerap ilmu-ilmu yang diberikan oleh para narasumber pada workshop hari ini.

Workshop pagi ini diisi oleh 3 narasumber yang ahli di bidang film dan/atau antropologi. Ketiganya merupakan Dewan Juri pada kegiatan Festival Film Pendek ini. Mereka adalah Dr. M. Zamzam Fauzanafi; Sri Widyastuti; dan Fransiscus S. Magastowo, BA. Masing-masing narasumber memberikan paparan dan penjelasan dengan detil, baik secara teoritis maupun pengalaman langsung dalam bentuk film atau tayangan lain, yang mereka jadikan materi di dalam paparan mereka. Para narasumber sangat aktif mengajak para peserta berinteraksi, baik itu memberikan pertanyaan sebagai trigger (pemicu) munculnya pertanyaan dari peserta, maupun menjawab secara gamblang apa yang peserta tanyakan.

Sekitar 195 peserta hadir pada workshop hari ini. Mereka berasal dari beberapa SLTA di wilayah Sleman, Bantul, Kulonprogo, Gunungkidul, dan Kota Yogyakarta. Tujuan diadakannya workshop ini adalah agar para peserta Festival Film Pendek mendapatkan bekal ilmu dan hal-hal tambahan lainnya, yang diharapkan akan berguna bagi mereka saat proses pembuatan film pendek, agar apa yang mereka buat dapat dikerjakan dengan lancar, memiliki hasil yang maksimal, serta sesuai dengan tema yang telah ditentukan.

#strategikebudayaan
#pemajuankebudayaan
#budayasaya
Budayaku Budayamu Budaya Kita,
Salam Budaya ??
(bpw)