Rapat Teknis dan Sinkronisasi Program BPNB DIY dengan Satker Eksternal Bidang Kebudayaan

Tingkat Provinsi / Kota / Kabupaten se-D.I. Yogyakarta, Jawa Tengah dan Jawa Timur

0
441
rapat teknis

BPNB DIY, Februari 2021 – Selasa 9 Februari 2021 bertempat di Hotel Harper Yogyakarta, diselenggarakan pembukaan kegiatan Rapat Teknis dan Sinkronisasi Program, Balai Pelestarian Nilai Budaya D.I. Yogyakarta dengan Satker Eksternal Terkait Bidang Kebudayaan Tingkat Provinsi / Kota / Kabupaten se-D.I. Yogyakarta, Jawa Tengah dan Jawa Timur. Kegiatan dimulai sekitar pukul 19.00 WIB, diawali dengan laporan penyelenggaraan kegiatan oleh Kepala BPNB D.I. Yogyakarta, Dra. Dwi ratna Nurhajarini, M.Hum. Dilanjutkan dengan pembukaan oleh Direktur Pembinaan Tenaga dan Lembaga Kebudayaan (PTLK), Judi Wahjudin, S.S., M.Hum., yang mewakili Sekretaris Direktorat Jenderal Kebudayaan. Kegiatan ini sendiri berlangsung dari tanggal 9 s.d 11 Februari 2021.

Turut disajikan pula pada saat pembukaan, sebagai penyemangat para peserta yang hadir baik secara luring maupun daring, sebuah tampilan kesenian dari Sanggar Kinanti Sekar, yang membawakan sebuah tari dengan judul “Tari Kenes Gandes”, yang menyiratkan untuk mengajak kita semua tetap kenes (lincah), walau saat ini kita berada di dalam kondisi pandemi Covid-19.

Dalam paparan secara umum, Direktur PTLK memberikan penjelasan bahwa Kebudayaan tidak hanya obyek dari Ditjen Kebudayaan, namun juga menjadi obyek pemerintah daerah, komunitas, serta masyarakat. Beliau memaparkan beberapa hal tentang program/kegiatan bidang kebudayaan yang beberapa di antaranya adalah:

  1. Pemajuan Film dan Musik Indonesia
  2. Penguatan Karakter Nilai Budaya
  3. Pengembangan dan Pemanfaatan Budaya
  4. Advokasi Penganut Kepercayaan dan Masyarakat Adat
  5. Pelindungan Warisan Budaya Tak Benda dan Cagar Budaya
  6. Kemah Budaya Kaum Muda
  7. Fasilitasi Bidang Kebudayaan
  8. Isu Strategis Pokok-Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah

 

Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 28 peserta secara luring yang tentunya dilaksanakan dengan mematuhi protokol Covid-19, dan juga dilakukan pula secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting, yang diikuti oleh sekitar 50 – 70 peserta, yang terdiri dari para Kepala Dinas / Kepala Bidang Kebudayaan atau yang mewakili, dari wilayah D.I. Yogyakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur, serta dari perwakilan komunitas-komunitas di wilayah D.I. Yogyakarta seperti AGSI (Guru Sejarah), APSI (Pendidik Seni), MLKI (Kadang Penghayat), Jawacana, Gayam 16 (Gamelan), Komunitas Perfilman, Bondan Nusantara (Ketoprak), dan Desa Pemajuan Kebudayaan Taman Martani.