Pementasan pada Panggung Pelog III (Pelog Telu) Rangkaian Kegiatan International Gamelan Festival (IGF) 2018

0
806
Pementasan pada Panggung Pelog III

 

 

BPNB DIY, Solo 2018 – Jumat 10 Agustus 2018 dihelat pementasan di Panggung Pelog III (Pelog Telu), yang bertempat di Pendapa Taman Budaya Jawa Tengah, Surakarta. Pementasan ini merupakan rangkaian Kegiatan International Gamelan Festival (IGF) 2018 yang dilaksanakan di Kota Solo dari tanggal 9 s.d. 16 Agustus, dan diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Direktorat Jenderal Kebudayaan (Ditjen Kebudayaan), Pemerintah Kota Solo, Panitia IGF, serta pihak-pihak lainnya yang memiliki kepedulian dan kepentingan atas pemajuan kebudayaan di Indonesia.

Balai Pelestarian Nilai Budaya Daerah Istimewa Yogyakarta (BPNB DIY) sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kemendikbud yang bertanggung jawab langsung pada Ditjen Kebudayaan, turut berperan serta sesuai tugas dan fungsinya mengampu lima sanggar seni/grup/paguyuban yang tampil pada pementasan di Panggung Pelog III (Pelog Telu), pada rangkaian acara kegiatan IGF 2018. Pementasan disajikan di dua panggung pentas yang telah disediakan oleh panitia IGF 2018, dan dilakukan secara bergantian.

 

 

Acara dimulai sekitar pukul 10.00 WIB, diawali dengan penampilan dari Sanggar Seni Budaya Kikana Rahman Art Production (Sampang). Kemudian dilanjutkan secara berturut-turut oleh Lembaga Incling Krumpyung (Kulonprogo), Sanggar Seni Iromo Turonggo (Magelang), Sanggar Seni Moro Seneng (Kebumen), dan Sanggar Seni Jaranan Kudha Manggala (Tulungagung). Turut tampil pula dua sanggar seni/grup/paguyuban yaitu Gamelan Unesa – Joko Porong dari Surabaya dan Angklung Ragam Laras – Endah Irawan dari Bandung di akhir acara.

Seluruh sanggar seni/grup/paguyuban yang pentas di Panggung Pelog III ini menampilkan sajian terbaik mereka. Begitu kompak dan selaras, membuat penonton yang hadir tertarik untuk menyaksikan keseluruhan acara yang ada. Anggota mereka adalah dari lintas generasi, hal ini menunjukkan regenerasi masih terus berjalan. Kreasi baru dari kreativitas mereka pun nampak hadir di antara sajian yang ditampilkan, semangat mereka begitu terasa saat menyajikan seni budaya yang mereka bawakan, mengajak kita untuk berbangga bahwa kesenian budaya yang kita miliki masih terus berkembang seiring laju arus zaman.

 

Lestari Budayaku Lestari Negeriku,
Salam Budaya ?
(bpw)