Jayadipuran Culture and Art III 2022

0
101

BPNB DIY, Juni 2022 –  Sejalan dengan amanat Undang-Undang RI Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan, pemerintah melalui Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi terus berusaha untuk memajukan 10 objek pemajuankebudayaan demi terwujudnya kebudayaan sebagai haluan pembangunan nasional. Salah satu dari 10 objek pemajuan kebudayaan tersebut adalah bahasa, yang menghasilkan karya estetis dalam wujud karya sastra.

Karya sastra merupakan pantulan peristiwa-peristiwa yang terjadi dalam batin seseorang mengeni hubungannya dengan orang lain atau dengan masyarakat. Karya sastra hadir menampilkan gambar kehidupan, yang merupakan sebuah kenyataan sosial. Karya sastra mempunyai dua aspek makna, yakni makna niatan (amanat) dan makna muatan (tema). Makna niatan merupakan makna yang dikehendaki oleh penyair/ sastrawan. Adapun makna muatan adalah makna yang ada dalam struktur karya sastra itu sendiri. Salah satu karya sastra masterpiece adalah serat centhini, yang terkandung banyak informasi antara lain tentang pendidikan, sejarah, arsitektur, pengetahuan alam, falsafah, adat istiadat, psikologi, ramalan, mistik, seni, flora, fauna, makanan tradisional, ramuan jamu atau obat tradisional, jenis- jenis tanaman dan kisah percintaan. Oleh karena itu menurut Marsono dalam bukunya yang berjudul Centhini Tambangraras, serat centhini disebut juga dengan ensiklopedi kebudayaan Jawa.

Sebagai bentuk pemanfaatan dari karya sastra tersebut, BPNB D I Yogyakarta pada tahun anggaran 2022 akan menyelenggarakan kegiatan Jayadipuran Culture And Art III. Hal ini dimaksudkan guna mengangkat sekaligus mensosialisasikan hasil karya sastra Jawa khususnya Serat Centhini dalam berbagai media yakni, talkshow, workshop dan seni pertunjukan secara virtual agar karya sastra Jawa yang ada bisa lebih mudah dipahami, diimplementasikan dan dikembangkan dalam beragam media sehingga karya sastra dapat lestari dan berkelanjutan. Kegiatan Jayadipuran Culture And Art III oleh BPNB D I Yogyakarta diselenggarakan dalam rangka realisasi tupoksi BPNB D I Yogyakarta sebagai pengampu bidang budaya intangible untuk etnis budaya Jawa yang persebarannya meliputi wilayah D I Yogyakarta, Provinsi Jawa Tengah, dan Provinsi Jawa Timur.

Jayadipuran Culture & Art III kembali di tahun 2022 dengan tajuk “Meniti Centhini”, yang dimaksudkan sebagai upaya untuk menelisik kandungan-kandungan penting di dalam serat Centhini, yang kemudian dapat ditawarkan kepada masyarakat sebagai solusi memulihkan diri selepas pandemi. Mulih atau kembali ke tradisi untuk pulih ke keadaan utuh, sehat, semangat, penuh asa, guna melanjutkan kembali kehidupan, meneruskan peradaban dan kebudayaan setelah pandemi.

 

Jayadipuran Culture & Art 2022 menyajikan ragam acara menarik seperti

❇️: Talkshow “Meniti Centhini”
❇️: Workshop Jamu, Kuliner, dan Batik
❇️: Performance Arts

Jangan lewatkan ragam sajian diatas, 9-10 Juni 2022 di kanal YouTube BPNB D.I. Yogyakarta

Lestari Budayaku, Lestari Negeriku!
Salam Budaya 🙏

#bpnbdiy
#KemendikbudristekRI
#JayadipuranCultureandArt
#JayadipuranCultureandArt2022
#JCA
#JCA3