Generasi Muda Bicara Pancasila

Diskusi Daring "Generasi Muda Bucara Pancasila", Selasa 23 Juni 2020

0
1245
GENERASI MUDA BICARA PANCASILA

BPNB DIY, Juni 2020 – Balai Pelestarian Nilai budaya DIY kembali melaksanakan diskusi daring dengan mengangkat tema “Generasi Muda Bicara Pancasila”. Diskusi ini merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati hari lahir Pancasila. Diskusi ini menghadirkan narasumber insan sineas Indonesia, Ifa Isfansyah dengan karya film “Garuda Di Dadaku”. Selain itu hadir juga dari Pusat Studi Pancasila, Fakultas Filsafat, Universitas Gadjah Mada, yaitu  Rona Utami, S.Fil., M.Fil.

Film menjadi media efektif untuk menyampaikan pesan. Seperti yang umum diketahui, sosok garuda yang perkasa merupakan manifestasi sifat pengayom. Namun bagi generasi muda, terutama anak-anak, Garuda menjadi hal yang formal, dan besar. Melalui film tersebut anak-anak diajak untuk menjadi lebih dekat dengan garuda. Nilai-Nilai Pancasila harus bisa ditarik ke dalam kreativitas, sehingga generasi muda bisa menyerap informasi nilai –nilai tersebut dan mereka secara sadar akan mengamalkan nilai nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Ifa Isfansyah juga menjelaskan bahwa film juga bisa merepresentasikan nilai-nilai yang dimiliki oleh bangsa ini, khususnya yang dikandung dalam pancasila untuk menunjukkan identitas bangsa ini.

Sedangkan dalam pemaparan materinya, Rona Utami menjelaskan bahwa generasi muda banyak menggunakan media Internet, terkadang menggunakan algoritma dari apa yang telah diakses secara otomatis digunakan sebagai algoritma dalam menampilkan data-data yang tidak seharusnya keluar seperti dalam pembaharuan beranda sosial media.  Oleh karena itu, sudah seharusnya nilai-nilai pancasila digunakan sebagai benteng, sehingga sebagai generasi muda bisa lebih bijak dalam bersikap dan berucap di media sosial. Selain itu, saat ini konflik horizontal yang terjadi juga diakibatkan oleh pesan berantai yang belum terverifikasi kebenarannya (hoax). Sudah barang tentu, alangkah lebih bijak apabila benteng nilai nilai dalam pancasila bisa diamalkan sehingga dapat menyaring informasi yang kredibel, sehingga mengurangi potensi konflik yang terjadi. Era keterbukaan informasi yang ada saat ini juga menyebabkan generasi muda harus bisa menyaring budaya budaya dari luar yang sesuai dengan nilai-nilai budaya bangsa dan juga Pancasila. Alangkah bainya jika dimulai dari diri sendiri  untuk mencintai budaya  yang dimiliki bangsa ini  sehingga ketahanan budaya bangsa yang sesuai dengan Pancasila dapat tercipta. generasi muda memang banyak yang terbuai dengan budaya negara lain, seolah-olah lupa bahwa bangsa ini memiliki budaya yang lebih unggul. Sudah saatnya garuda-garuda muda muncul sebagai pengayom yang mengantarkan bangsa ini lebih maju, tentunya dengan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Pancasila.

Muda, Berkarya, Berpancasila. Itulah kiranya kata yang tepat untuk kegiatan diskusi daring hari ini. Dipandu oleh Nur Kholis (Putra Kebudayaan Indonesia 2019), jalannya kegiatan yang diisi oleh dua narasumber muda, serta diikuti oleh sekitar 90-an peserta yang sebagian besar adalah kaum muda-mudi, nuansa muda, berkarya, dan berpancasila sangat terasa. Mengajak para khalayak penonton film mengimplementasikan nilai-nilai luhur Pancasila di dalam karyanya, menjadi jalan bagi Ifa Isfansyah menjadi Pancasilais. Belajar, meneliti, sekaligus menebar ilmu, merupakan bentuk menjaga Pancasila oleh Rona Utami. Menjadi apapun bisa kita lakukan, sebagai pemuda dan pemudi generasi penerus bangsa, untuk melestarikan dan melaksanaka apa yang terkandung di dalam Pancasila.