24 Museum dan Instansi Bidang Kebudayaan Gelar Pameran di Pekalongan

BPNB D.I. Yogyakarta ikuti Pameran Bersama Kesejarahan 2018, 20-24 September 2018 di Gedung Pertemuan Umum (GPU) Kabupaten Pekalongan.

0
1122

 

 

Pekalongan, BPNB DIY – Ratusan anak siswa-siswi tingkat SD dan SMP memadati ruang Gedung Pertemuan Umum (GPU), Jl. Mandurorejo Kajen, Nyamok, Kajen, Pekalongan, Jawa Tengah, Kamis pagi (20/9/2018) meskipun acara Pameran Bersama 2018 belum resmi dibuka. Mereka saling berdesak-desakan dengan penuh antusias berkunjung ke satu stan pameran ke stan yang lain. Siswa-siswi tersebut datang dari berbagai wilayah di sekitar Kabupaten Pekalongan baik dengan menggunakan bus maupun truk. Sebagian besar dari mereka datang dengan didampingi oleh guru atau orangtua mereka. Di dalam ruang pamer, anak-anak bebas untuk bertanya kepada petugas jaga, berswafoto di photoboot yang telah banyak tersedia, dan tentunya berburu cinderamata dari masing-masing stan pameran. Sangat menyenangkan melihat mereka bertanya banyak hal berkaitan dengan koleksi-koleksi yang dipamerkan. Sekilas, demikianlah gambaran acara Pameran Bersama Kesejarahan 2018 yang digagas oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah dengan mengambil tema “Merawat Kebhinekaan Menjaga Nasionalisme” dan akan berlangsung dari tanggal 20 s.d. 24 September 2018 mulai dari pukul 09.00-20.00 WIB. Dalam 2 hari pertama pelaksanaan kegiatan, setidaknya telah dikunjungi 1000an orang lebih, baik dari kalangan masyarakat umum maupun pelajar sekolah.


Total ada 24 peserta yang mengikuti kegiatan tersebut, baik dari museum maupun instansi kebudayaan yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Dari Jakarta hadir Bayt Al-Quran & Museum Istiqlal, Museum Sumpah Pemuda, Museum Proklamasi, Museum Penerangan, Museum Tragedi 12 Mei 98-Universitas Tri Sakti, Museum Mandiri, Museum Listrik, dan Museum DPR RI. Turut serta Museum Wayang Wonogiri, Museum Glagah Wangi, Museum Mandala Bakti, Museum RA Kartini, Museum Jenderal Sudirman, Museum BPK RI, Museum Soesilo Soedarman, Museum Sekolah Slawi, Museum Prof. Dr. R. Soegarda, Monumen Pers Nasional serta Museum Batik yang semuanya berasal dari Jawa Tengah. Yogyakarta diwakili oleh kehadiran Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) D.I. Yogyakarta dan Dinas Kebudayaan DIY bersama Museum Dirgantara. Adapun peserta dari luar pulau Jawa antara lain Museum Lambung Mangkurat-Banjarmasin dan Museum Gentala Arasy-Jambi.

Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) D.I. Yogyakarta dalam kesempatan tersebut menampilkan karya-karya budaya, baik dalam bentuk foto, video, maupun buku-buku kajian yang diharapkan mampu memberikan informasi dan gambaran akan pentingnya pelestarian, perlindungan, pengembangan dan pemanfaatan nilai-nilai budaya yang diharapkan mampu mendorong pemajuan kebudayaan.

Teks & foto: Subiyantoro