Undri Peneliti BPNB Sumbar Diundang Untuk Penulisan Sejarah Minangkabau

0
720
Foto bersama peserta diskusi

Padang (BPNB Sumbar) –  Salah seorang peneliti Balai Pelestarian Nilai Budaya Sumatera Barat Undri, SS, M.Si menghadiri undangan Gubernur Sumatera Barat melalui Dinas Kebudayaan Provinsi Sumatera Barat terkait rencana penulisan sejarah Minangkabau. Pertemuan diadakan di Rumah Dinas Gubernur pada Minggu malam, 29 Januari 2017  dan dibuka secara langsung oleh Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno.

Foto bersama peserta diskusi

Hadir dalam pertemuan tersebut Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno dan Istri, Anita Ratnasari Tanjung (istri Chairul Tanjung) sekaligus penggagas kegiatan, Kepala Dinas Kebudayaan Taufik Effendi, Ketua Bundo Kanduang Reno Raudha Thaib, Sastrawan Darman Munir, Sejarawan Wanofri Samri serta Akademisi  Yulizar Yunus.

Adanya pertemuan ini dilatarbelakangi keinginan Ibu Anita Ratnasari untuk melakukan penelusuran tentang sejarah dan budaya Minangkabau. Kegiatan yang sama pernah dilakukan tentang sejarah dan budaya Solo.

Pada kesempatan itu Ibu Raudha Thaib menyatakan dukungannya atas kegiatan penulisan sejarah Minangkabau. Beliau juga menjelaskan bahwa persoalan Minangkabau tidak terlepas dari sistem matrilineal, jadi yang akan dilakukan adalah menelusuri garis keturunan ibu. Persoalan sejarah Minangkabau juga tidak terlepas dari adat dan budayanya.

Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Kebudayaan juga turut menilai positif dan menambahkan bahwa posisi Sejarah dan Budaya Minangkabau sangat menarik untuk ditelusuri. Sependapat dengan itu, Darman Munir yang seorang sastrawan sangat mengapresiasi keinginan tersebut dan menyarankan untuk membaca literatur tentang sejarah dan budaya Minangkabau. Bapak Wanofri menambahkan bahwa perlu menambahkan foto tentang hal-hal penting sehingga penulisan kelihatan menarik.

Undri menambahkan bahwa dalam sejarah dan budaya Minangkabau terutama dengan adatnya maka pemahaman adat salingka nagari menjadi rujukan utama. Dia juga menjelaskan bahwa adat salingka nagari adalah aturan atau norma yang berlaku dan ditaati oleh setiap nagari. Perihal ini didasarkan pada beragamnya budaya yang ada di tiap nagari di Minangkabau.

Dalam kesempatan tersebut disimpulkan bahwa sejarah dan budaya Minangkabau sangat penting untuk ditulis. Selain untuk memperkenalkan sejarah dan budaya Minangkabau juga sebagai rujukan bagi generasi yang akan datang. Sejalan dengan itu, untuk menindaklanjuti hasil perdiskusian maka semua peserta diskusi akan mengumpulkan data yang berkaitan dengan sejarah dan budaya Minangkabau.

TINGGALKAN KOMENTAR