Sumarak Pesisir Selatan 2018

0
1636

Padang – Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Sumatera Barat akan melaksanakan Sumarak Pesisir Selatan 2018. Kegiatan ini diadakan dalam rangka Gebyar Seni Multikultural se-Indonesia. Rencananya Sumarak Pesisir Selatan 2018 akan digelar pada 14-21 April di Pantai Carocok, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat. Kegiatan ini terlaksana atas kerjasama antara BPNB Sumatera Barat dengan Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan.

Selain memperkenalkan berbagai kekayaan budaya dari beragam suku bangsa di Indonesia, kegaitan ini juga menjadi ajang menyebarkan pengetahuan tentang nilai-nilai tradisi masyarakat lokal. Dalam pelaksanaan Sumarak Pesisir Selatan 2018, rangkaian kegiatan diramu dalam Festival Seni Multikultur, Pawai Multikultur, Pameran multikultur, Maelo Pukek, serta permainan tradisional.

Festival seni multikultur akan melibatkan 11 BPNB yang ada di seluruh Indonesia. Masing-masing BPNB akan menampilkan tarian khas dari wilayah kerjanya. Pertunjukan tari ini dibagi dua yakni tari tradisional dan tari kreasi. Selain itu peserta juga akan melakukan pawai kebudayaan masing-masing daerah yang menunjukkan kekhasan suku bangsa tersebut. Hal ini akan menunjukkan betapa kaya kebudayaan kita.

Selain festival seni dan pawai, kegiatan ini juga mengadakan Pameran Multikultural. Pameran ini akan diikuti oleh satuan kerja-satuan kerja Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan seperti BPNB Sumatera Barat, BPCB Sumatera Barat, Balai Arkeologi Medan, Museum Sumpah Pemuda Jakarta, dan Balai Bahasa Sumatera Barat dan Museum Perumusan Naskah Proklamasi. Tujuannya tetap sama yakni mengenalkan ragam dan kekayaan budaya melalui benda, visual dan hasil-hasil penelitian.

Salah satu hal menarik dalam kegiatan ini adalah dikenalkannya salah satu tradisi ekonomi masyarakat nelayan yakni maelo pukek. Dalam bahasa Indonesia disebut dengan melihat pukat. Tradisi ini berkaitan dengan aktivitas utama masyarakat nelayan yaitu menangkap ikan. Nantinya, pengunjung akan dilibatkan dalam kegiatan ini untuk turut merasakan bagaimana nelayan memenuhi kebutuhan dan menghadapi segala tantangan dalam aktivitas sehari-hari.

Menambah semaraknya kegiatan Sumarak Pesisir Selatan 2018, acara juga dilengkapi dengan lomba permainan tradisional. Lomba dimaksudkan untuk mengenalkan nilai-nilai yang terkandung dalam permainan tradisional yang memang sudah semakin hilang. Harapannya, melalui lomba ini masyarakat khususnya generasi muda dapat menggali nilai-nilai yang ada dalam permainan serta menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.(FM)