Mangindano (Pantai di utara pulau Marore)

  • Post author:
  • Post category:Berita

Kata Marore berasal dari kata tamarale yang berarti “tidak mengenal lelah”. Tidak mengenal lelah dalam arti untuk mencari penghidupan dengan berjuang sebagai nelayan yang pada waktu dahulu banyak mendapat tantangan terutama dari para bajak laut.

Pulau Marore pada mulanya adalah pulau yang tidak dihuni oleh penduduk, dan penduduk menghuni pulau marore adalah penduduk yang berasal dari pulau Matutuang. Sedangkan penduduk Matutuang sendiri berasal dari wilayah Tabukan. Seorang Dotu (seseorang yang memiliki kelebihan dalam hal kekuatan dan keberanian) yang bernama Barahama di kenal sebagai seorang Dotu yang berani melawan bajak laut yang sering menggangu para nelayan. Para bajak laut tersebut berasal dari Pulau Mangindano Philipina. Pertempuran tersebut di pantai Mangindano di sisi utara pulau Marore.

Cerita dari torang pe opa, di pantai itu dulunya baku bunuh dengan peda dan panah orang philipina melawan dotu-dotu, waktu itu ada 7 perahu orang mangindanao datang, senjata mereka panah, jadi baku bunuh mereka banyak yang mati tapi disisahkan satu disuruh pergi, waktu torang pe opa datang dengan baju robek-robek… begitu cerita tau toch orang sangir meski dengan senjata peda, waktu upung2 berjuang  tapi mereka tidak tembus dengan panah, saya masih 4 SD dapat cerita dari opa tongtong, barahama, katanya mereka terbang sama dengan burung dan potong-potong orang Filipina itu.

Mangindano adalah pantai diujung utara pulau Marore, dinamakan mangindano karena tempat tersebut diperebutkan oleh nelayan Philipina dengan penduduk Marore waktu itu. Pantai mangindano mempunyai cerita sejarah panjang. Pantai mangindano mempunyai pesona menarik dengan hamparan pasir putih yang menawan dan disajikan dengan pulau mangindano yang sedang terkena abrasi laut. Pantai mangindano menghadap ke utara terlihat samar-samar pulau Philipina apabila cuaca cerah. Di kanan pantai mangindano terlihat mercusuar sebagai tanda lalulitas perahu dan kapal. Di selatan dataran tinggi pulau marore dengan sajian panorama pohon kelapa yang melambai-lambai tertiup terpaan angin menambah indahnya ciptaan maha kuasa. Pantai mangindanau mempunyai potensi pariwisata yang menjanjikan dengan konsep pantai mangindano beranda terdepan Negara Kesatuan Republik Indonesia