Gelar Adat Minahasa dan Festival Wanua Warembungan

Puncak Kimuwi Warembungan - Pegiat budaya Minahasa dari Desa Warembungan, Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) wilayah Sulawesi Utara dan berbagai komunitas budaya Minahasa, menyelenggarakan Festival Wanua Warembungan (9/3-2019) dirangkaikan dengan…

Continue ReadingGelar Adat Minahasa dan Festival Wanua Warembungan

“Ane moyonggumo ropo, sangkani-ngkani mpeoko” Ungkapan Orang Pamona

“Ane moyonggumo ropo, sangkani-ngkani mpeoko” artinya kalau gelombang datang, harus serempak berdiri menghadapinya. Masyarakat setempat beranggapan bahwa gelombang adalah perlambang yang dapat mendatangkan musibah, karena kekuatannya tidak pernah terputus-putus sampai…

Continue Reading“Ane moyonggumo ropo, sangkani-ngkani mpeoko” Ungkapan Orang Pamona

Ungkapan Suku Pamona “Ane motongkulu indonya, motongkulu ananya”

“Ane motongkulu indonya, motongkulu ananya” artinya kalau induknya berjambul tentu anaknya berjambul pula. Hampir sama dengan pribahasa Indonesia “Buah jatuh tidak jauh dari pohonnya.” Ungkapan ini mengandung arti bahwa perbuatan…

Continue ReadingUngkapan Suku Pamona “Ane motongkulu indonya, motongkulu ananya”

Ungkapan Suku Pamona yakni “Ane moga’a, moga’a ri loda”

Pada umumnya  ungkapan-ungkapan ini menggambarkan latar belakang kehidupan sosial budaya pada masyarakat pendukungnya. Kebanyakan makna ungkapan ini berupa nasehat untuk berbuat, mematuhi norma-norma yang berhubungan dengan adat-istiadat dan nasehat untuk…

Continue ReadingUngkapan Suku Pamona yakni “Ane moga’a, moga’a ri loda”