FESTIVAL SENI KREASI “BUNGA RAMPAI PAPUA CULTURE UNDER THE MOONLIGHT” DI JAKARTA

0
1621
Salah satu Atraksi Budaya yang ditampilkan dalam Festival Seni Kreasi

Dalam rangka upaya pelestarian, pengembangan dan pemanfaatan Kebudayaan Papua, Dinas Kebudayaan  Provinsi Papua melaksanakan kegiatan Festival Seni Kreasi “ Bunga Rampai Papua Culture Under The Moonlight yang bekerja saman dengan Indonesian American Freindship Associatin (PPIA) dan The Indonesian Jesuit Alumni Association.

Festival Seni Kreasi “ Bunga Rampai Papua Culture Under The Moonlight dilaksanakan, Kamis 21 November 2019 di Halaman Kanisius Kolese Menteng Raya Jakarta Pusat  dengan  menampilkan berbagai atraksi budaya seperti  tari tradisional, seni rupa, seni kriya, tari yosim pancar, kuliner tradisional, dan musik daerah papua.

Dalam rangkaian acara pembukaan, sambutan diawali dari staf ahli menteri Pendidikan dan Kebudayaan bidang hubungan pusat dan daerah Dr. James Modouw yang dibacakan oleh Jeremias Koridama, S.Sos mengharapkan kegiatan ini menjadi media komunikasi antar budaya tetapi juga sebagai proses transformasi budaya.

Kegiatan ini selanjutnya dibuka oleh Gubernur Provinsi Papua yang diwakilkan oleh Kepala Bidang Kesenian dan Film Dahlan Mambrasar,S.IP ditandai dengan  menabuh tifa bersama dengan para undangan dari perwakilan kedukatan Mozambique, Afrika Selatan, Calon duta besar Madagaskar, perwakilan PPIA, perwakilan AAJI, dan beberapa tokoh papua yang berada di Jakarta.

Dalam Sambutannya Gubernur Papua mengharapkan kegiatan ini dapat membangun papua dengan mengangkat potensi yang ada seperti kekayaan kebudayaan yang ada di Papua. Potensi yang dimiliki para pelaku dan pencita seni sekaligus dapat menciptakan karya-karya yang berkualitas yang dapat mendukung aspek-aspek pembangunan khususnya di dunia kepariwisataan, mengangkat jati diri yang pada akhirnya mensejahterakan masyarakat.

Denis Koibur, Seniman ukir dari Kabupaten Biak Numfor saat tampil di Festival Seni Kreasi.

Para undangan yang hadir sangat antusial menyaksikan atraksi budaya papua seperti tarian tradisional yang ditampilkan oleh Sanggar Raimue dari Kampung Kayu Batu, proses pembuatan Tifa oleh seniman asal Biak Numfor saudara Denis Koibur, seni ukir Asmat,  prosesi Bakar Batu, dan mereka berbaur bersama penari mengikuti tari pergaulan yosim pancar (yospan).

Materi yang ditampilkan dalam Festival Seni Kreasi “ Bunga Rampai Papua Culture Under The Moonlight adalah mata budaya warisan budaya tak benda dari Papua yang telah ditetapkan sebagai warisan budaya Nasional, seperti kerajinan tradisional Tifa dan Ukiran Asmat, seni pertunjukan Yosim Pancar dan Kuliner Tradisional Bakar Batu atau lebih dikenal dengan sebutan Barapen yang ditetapkan pada Tahun 2013. Juga Tarian Aimaro Hena Taje dari kota Jayapura yang telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Nasional  tahun 2018.

Tim tari dari kampung Kayu Batu setelah tampil membawakan tari Aimaro Hena Taje yang telah ditetapkan sebagai warisan budaya nasinal tahun 2018.

Akhir dari rangkaian kegiatan ini pengunjung disuguhi kuliner tradisional dan tari yosim pancar bersama yang di hibur dengan lagu-lagu daerah oleh penyanyi asal Papua Lala Suwages dan Nobo  Idol.