Seminar Proposal : BPNB Ambon Melakukan Penguatan Hasil Kajian

0
884

IMG_0143

Ambon,26/6/2015 Balai Pelestarian Nilai Budaya Ambon merupakan UPT Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan  memiliki tugas pokok dan fungsi melakukan pengkajian nilai sejarah dan budaya. Tangung jawab ini tentu menjadi tolak ukur dari hasil-hasil peneltian yang selama ini di capai dengan berorientasi pada pengkajian nilai-nilai budaya dan sejarah di daerah Maluku. Pengembangan hasil kajian tentu sangat di harapkan dengan adanya persiapan-persiapan sebelum dan sesudah melakukan peneltian lapangan. Bertempat di ruang Rapat Balai Pelestarian Nilai Budaya Ambon, dilakukan Seminar Proposal bagi para peneliti BPNB Ambon sebelum melakukan penelitian lapangan. Stevanus Tiwery Kepala Balai Pelestarian Nilai Budaya Ambon mengatakan bahwa seminar Proposal menjadi kegiatan ritin yang di lakukan setiap tahunya bagi para peneliti guna memberi penguatan terhadap naskah hasil kajian. Pada Tahun 2015 ada lima aspek peneltian antara lain :

1. Menelusuri Jejak Kebaharian Orang Banda Yang Hilang, dengan peneliti Usman Thalin dan Mezak                  Wakim

2.  Bentuk-Bentuk Perkawinan Orang Tanimbar oleh Stenli Loupatty dan Johan Pattiasina

Kegiatan Penelitian lapangan merupakan bagian dari proses riset yang di lalui oleh seorang peneliti guna menemukan kualitas hasil kajian yang di harapkan. Penelusuran kajian lapangan tentu menjadi tolak ukur tersendiri dalam mengukur tingkat penggarapan data lapangan yang di peroleh. Sebagai seorang peneliti, melakukan peneltian tidak lepas berbicara tentang teknik dan pengumpulan data. Pengumpulan data lapangan perlu kiranya diingat kembali bagaimana proses penelitian dan teknik yang di gunakan. Sehingga peneltian dapat menunjukan sebuah karakteristik tersendiri yang tentu sangat memeprlukan beberapa pendekatan baik kualitatif maupun kuantitatif.