ORANG BABAR DAN MASELA : DUA NAMA DALAM SATU KENANGAN

0
3351

Mezak Wakim

Balai Peletarian Nilai Budaya Ambon

Jl. Ir M. Putuhena Wailela Poka Rumahtiga Ambon

100_2750

Orang Babar, adalah penyebutan khusus bagi kumpulan masyarakat yang terdiri dari delapan buah pulau antara lain;  Luang, Sermata,  Wetan, Dai, Dawelor,Dawera, dan Masela. Penggunaan kata orang dalam subsantasi kajian ini tentu mengacu orientasi kultur, artinya di dasarkan pada konsep antropologi yang mendeskripsikan orang Babar secara spesifik pada kebudayaanya sendiri. Tanpa memasukan konfigurasi kebudayaan lain. Walaupun dari etnografi kewilayahan orang Babar dapat di lihat sebagai masyarakat MBD secara keseluruhan karena orientasi administratif, kesamaan budaya dan garis hubungan sejarah. Penelitian ini di fokuskan pada diaspora atau penyebaran orang Masela di Kota Ambon, dengan tetap berorientasi penyebaran kultur orang Babar di Kota Ambon karena bentukan komunitas Babar adalah data primer yang di kembangkan dalam melihat secara khusus penyebaran orang Masela di Kota Ambon. Penelitian ini bertujuan mengungkap faktor-faktor pendorong orang Masela melakukan urbanisasi ke Kota Ambon. Metode yang di gunakan dalam penetian ini adalah metode penelitian kualitatif. Adapun hasil temuan di dapatkan bahwa orang Masela melakukan urbanisasi di Kota Ambon dan berdiaspora adalah karena faktor pendidikan. Pendidikan kini telah mengantarkan bahkan merubah stigma buruk orang Masela sebagai bagian penting dari etnis di Maluku yang memegang peranan penting bagi pembangunan di Maluku.

Publikasikan Pada Jurnal Peneltian Vol 7 Nomor 5. Edisi November 2013 Untuk Mendapatkanya Silakan Download di sini