MENELUSURI JEJAK PERADABAN MANUSIA MALUKU, BALAI PELESTARIAN NILAI BUDAYA AMBON MELAKUKAN KEGIATAN JEJAK TRADISI DAERAH 2014

0
2424
Rumah Adat Suku Sahu

JAILOLO, KABUPATEN HALMAHERA BARAT. Kegiatan Jejak Tradisi Daerah Maluku yang di pusatkan di Maluku Utara, Kabupaten Halmahera Barat, Kota Jailolo merupakan  program kerja yang di lakukan Balai Pelestarian Nilai Budaya Ambon guna menumbuhkan sikap cinta terhadap kebudayaan bagi generasi muda. Suku bangsa yang ada di Indonesia adalah merupakan karunia terbesar yang dimilki bangsa Indonesia. Pemanfaatan dan pengembangan kebudayaan tersebut mencerminkan keberadaan kebudayaan tersebut  sebagai manifestasi dari kearifan lokal yang dipedomani sebagai sosial control dalam masyarakat. Sikap mendominasi kebudayaan asing tentu memberikan penekanan terhadap ancanaman eksistensi kebudayaan nasional. Globalisasi akan dipandang sebagai pemicu degradasi nilai kebudayaan masyarakat tradisi. Generasi muda memang akan menjadi komponen yang paling bertangung jawab terhadap eksisnya kebudayaan lokal di Indonesia.  Di Maluku Utara masyarakat tampil dengan ciri khas sebagai masyarakat tergolong maritim juga menyisakan peradaban yang mutietnik yang akan dipahami sebagai aset kebudayaan yang akan mempertahankan masyarakat dari ancaman kebudayaan luar. Seiring dengan berjalanya waktu, tradisi suku bangsa yang ada di Maluku Utara khsusnya di Halmahera Barat sedikit demi sedikit mengalami perubahan yang dikarenakan derasnya arus globalisasi. Dua fenomena yang menarik ini kemudian menjadi acuan mendasar dalam kerangka menyelamatkan unsur kebudayaan lokal sebagai penyumbang kelengkapan kebudayaan nasional. Kegiatan Jejak Tradisi Daerah Maluku 2014 dilaksanakan di Kota Jailolo kabupaten Halmahera Barat tanggal  21-24 April 2014 dengan tema “Menelusuri Jejak Tradisi masyarakat Adat Di Halamhera Barat Serta Mananamkan Rasa Cinta Budaya Lokal Sebagai Upaya Pembentukan karakter dan jatidiri Generasi Muda”  Kegiatan ini adalah kerjasama Balai Pelestarian Nilai Budaya Ambon, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dengan Kantor Pemuda dan Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Halmahera Barat. Megikutsertaskan siswa-siswi SMU, SMK, MA se-Jailolo yang berjumlah 100 orang.  Adapun bentuk kegiatanya adalah mengunjungi Sasadu Arsitktur Suku Sahu Di Taraudu, Musik Yanger Suku Sahu di Taraudu,Pakain Tradisional suku Sahu, Kunjungan Museum Akelamo, Tarian Legu Salai di Gamtala, Tarian Sara Dabi-Dabi di Gamtala, Peralatan Tangkap Suku Sahu di Gamtala, Wisata Mangrove di desa Gamtala, Diskusi Peserta, Presentasi hasil karya Tulis Peserta, Malam Pagelaran Budaya Peserta Jetrada, Pengumuman empat Peserta terbaik Jatrada Maluku Utara 2014 yang berhasil ke Jetranas 2014.

New Picture
Peserta Jetrada di Museum Tradisional Suku Sahu.

Pada pelaksanan kegiatan ini telah di pilih empat orang peserta terbaik yang akan mengikuti kegiatan Jejak Tradisi nasional di Bali pada bulan Agustus. Peserta yang terpilih antra lain           :(1)Jean Pricilia Peka  SMK Eklesia Jailolo, (2) Mudmainah Majid SMA Islam Jailolo                      (3)Jeinifer  Nathaniel  SMA Agape Sahu,(4)Julia Lorenzo SMA Bahkti Persada Jailolo.