Pameran Temporer : BPNB Provinsi Kalimantan Barat Pamerkan Benda Cagar Budaya dan Buku Hasil Penelitian

0
189

Dalam rangka Hari Museum Nasional yang diperingati setiap tanggal 12 Oktober, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sambas bekerjasama dengan Balai Pelestarian Nilai Budaya Provinsi Kalimantan Barat menyelenggarakan Pameran Temporer yang dilaksanakan pada tanggal 11-15 Oktober 2021, bertempat di Pendopo Balairung Sari Museum Daerah Kabupaten Sambas.

Kegiatan yang bertemakan “Museum Sebagai Pusat Edukasi” ini dibuka oleh Bupati Kabupaten Sambas, H. Satono, S.Sos,I.M.H. Dalam sambutannya, beliau dengan tegas mengatakan bahwa museum merupakan bagian dari transformasi nilai edukasi dan nilai pendidikan. Dengan adanya ini, beliau berharap agar seluruh masyarakat berminat untuk berkunjung ke museum yang ada di Kabupaten Sambas dengan tujuan untuk bisa meningkatkan harkat dan martabat khususnya masyarakat Sambas.

Hadir pula dalam pembukaan ini beberapa tamu undangan diantaranya Wakil Bupati Kabupaten Sambas, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sambas, Kepala OPD di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Sambas, Ketua MABM Kabupaten Sambas, dan para undangan lainnya.

Peresmian acara ditandai dengan pengguntingan pita, kemudian dilanjutkan dengan kunjungan ke stand pameran temporer yang diikuti oleh BPNB Provinsi Kalimantan Barat serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sambas. Dalam pameran temporer ini, BPNB Provinsi Kalimantan Barat menampilkan koleksi dan benda karya budaya dari wilayah kerja BPNB Provinsi Kalimantan Barat, yang berupa buku-buku penelitian sejarah dan budaya, pakaian tradisional 3 (tiga) etnis yaitu Melayu, Dayak, dan Cina. Sedangkan benda cagar budaya yang ditampilkan berupa senjata tradisional, alat musik tradisional, diantaranya gambus, rebana, akordion, dan sebagainya. Selain itu, BPNB Provinsi Kalimantan Barat juga menampilkan wastra borneo dan permainan tradisional.

Selama berlangsungnya pameran ini, masyarakat yang mengunjungi stand BPNB Provinsi Kalimantan Barat sangat antusias sekali khsususnya siswa/siswi dari TK, SD, SMP, SMA dan Mahasiswa untuk mengetahui koleksi yang ditampilkan. Dan meminta penjelasan tentang materi yang di pamerkan. Selain mendapat informasi, pengunjung yang datang ke stand tidak lupa berfoto bersama di dekat koleksi yang di pamerkan.