Lawatan Seni Putra Borneo ke Tanah Minang

0
540
Penampilan Sanggar Simpor dari Singkawang, Kalbar dalam Kegiatan Gebyar Seni Budaya Multikultural se -Indonesia dalam rangka Sumarak Pesisir Selatan 2018 di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatra Barat.

Tari Balalek dan Tari Masang Pantak turut memeriahkan Gebyar Seni Budaya Multikultural se-Indonesia dalam rangka Sumarak Pesisir Selatan 2018 di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatra Barat pada Sabtu (14/4/2018)

Acara ini digelar oleh BPNB Sumatra Barat bekerjasama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Pesisir Selatan dan diselenggarakan di pantai Carocok, Kabupaten Pesisir Selatan. Dibawakan oleh Sanggar Seni Simpor Singkawang sebagai wakil dari BPNB Kalimantan Barat, penampilan tari Balalek dan Tari Masang Pantak mendapatkan sambutan yang meriah dari masyarakat. Penampilan mereka dimulai dengan pertujukan Tari Tradisi berjudul Balalek. Balalek dalam bahasa Dayak artinya gotong royong atau bekerja bersama-sama yang dilakukan oleh suku Dayak dalam proses membuka lahan hingga panen.

Gerak tari mereka mencerminkan tahapan-tahapan berladang seperti membuka lahan, menanam benih padi, panen padi, dan menjadikan padi menjadi beras. Tari ini digarap sesuai dengan kaedah-kaedah tari Dayak khususnya tari pertunjukan. Tari kedua merupakan ragam tari kreasi berjudul Masang Pantak. Tari ini menggambarkan keadaan alam dan manusia dijadikan objek kepentingan tertentu yang berakibat rusaknya keseimbangan kehidupan alam dan lingkungan. Rusaknya alam mengakibatkan masyarakat mendapat malapetaka. Ingkar kesepakatan berarti berhadapan dengan alam. Mampukah objek penyesalan diakhiri oleh pasang pantak?

Dengan pasang pantak manusia merasa bersalah dan meminta pengampunan kepada roh-roh halus yang telah terganggu dengan kerusakan alam sebagai tempat tinggalnya. Roh-roh halus pun dipindahkan ke media patung atau pantak melalui sebuah upacara. Upacara dimulai dengan membaca mantra, menabur beras kuning, memepas pantak dengan daun juang, serta membunyikan besi ke tempat yang akan dipasang pantak . Semua yang dilakukan semata untuk memanggil roh-roh para leluhur yang dianggap mampu menjaga pelestarian alam, dan rasa penghormatan kepada roh-roh halus yang  telah menjaga alam.

Gebyar Seni Budaya Multikutural se-Indonesia ini mempertemukan beberapa komunitas seni seluruh Indonesia dan menjalin jejaring komunitas seni tari.

Kegiatan ini sangat efektif dalam melestarikan, menumbuhkan minat dan pengembangan seni tradisi Indonesia. Selain memberi ruang untuk masyarakat dalam memperkuat wawasan budaya Indonesia melalui seni, kegiatan ini dapat menambah kreatifitas penggiat dan pecinta seni budaya di seluruh wilayah Indonesia.

penulis : Any Rahmayani (peneliti BPNB Kalbar)

TINGGALKAN KOMENTAR