BPNB Kalimantan Barat Gelar Rakornis Bidang Kebudayaan Tahun 2021

0
109
Kegiatan Rapat Koordinasi Teknis Bidang Kebudayaan BPNB Kalimantan Barat

Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) yang diadakan oleh Balai Pelestarian Nilai Budaya Kalimantan Barat bertujuan untuk memperoleh data dan kesepakatan antara pemerintah pusat dan daerah tentang pelestarian dan pemajuan kebudayaan sesuai dengan Undang-Undang Pemajuan Kebudayaan Nomor 5 Tahun 2017.

Kegiatan Rakornis se-Kalimantan yang dilaksanakan selama 3 (tiga) hari ini berlangsung di Hotel Mercure, Pontianak, Kalimantan Barat, tanggal 4-6 April 2021. Sebanyak 115 peserta se Kalimantan yang terdiri dari masing-masing dinas di provinsi, kabupaten/kota yang membidangi kebudayaan ikut serta dalam kegiatan yang mengangkat tema “Menguatkan Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah Dalam Upaya Memajukan Kebudayaan di Kalimantan”. Enam narasumber terdiri 2 (dua) orang dari Kemdikbud Pusat, 3 (tiga) orang dari Unit Pelaksana Teknis Kemdikbud dan1 (satu) orang dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Barat dihadirkan dalam kegiatan Rakornis yang diadakan secara daring untuk peserta dari luar Kalimantan Barat dan luring peserta dari Kalimantan Barat.

Hari pertama kegiatan Rakornis yaitu acara pembukaan yang diawali dengan penampilan kesenian oleh Sanggar Andari berjudul Tari Rampak Rebana. Kemudian dilanjutkan dengan Menyanyikan Lagu Indonesia Raya, Pembacaan Doa dan Laporan Penyelenggara, dalam hal ini disampaikan oleh Kepala BPNB Kalimantan Barat, Dra. Hendraswati. Acara selanjutnya yaitu sambutan Sekretaris Direktur Jenderal Kebudayaan sekaligus membuka kegiatan Rakornis yang diwakili oleh Drs. Siswanto, MA. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa pemajuan kebudayaan itu bukan hanya berada di Jakarta saja, tetapi kebudayaan itu ada di tempat kita berada atau dimana kita bersosialisasi di daerah masing-masing. Beliau juga mengharapkan agar pandemi cepat berlalu agar kebudayaan yang di amanahkan kepada kita tetap bisa dilaksanakan karena kebudayaan merupakan salah satu keunggulan yang ada di Indonesia, tuturnya.

Penampilan musik tradisional dari Ferry Sape’ merupakan acara selanjutnya. Selesai  pembukaan, acara dilanjutkan dengan paparan program kebudayaan Sekretariat Direktorat Jenderal Kebudayaan oleh Drs. Siswanto, MA (Pamong Budaya Ahli Utama Dirjen Kebudayaan Kemdikbud) yang diakhiri dengan diskusi dan tanya jawab.

Hari kedua di tempat yang sama, dilanjutkan dengan sesi penyampaian materi secara luring oleh narasumber, yaitu Kepala Balai Pelestarian Nilai Budaya Kalimantan Barat, Dra. Hendraswati. Kemudian dilanjutkan penyampaian materi oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Barat, Agus Satrianto, S.Sos., dan  Koordinator Pegiat Budaya Ditjen Kebudayaan Kemdikbud, Tri Adi Saniscara, S.Psi.

Selanjutnya penyampaian materi secara daring disampaikan oleh Kepala Balai Pelestarian Cagar Budaya Kalimantan Timur, Drs. Muslimin AR Effendi, M. Hum dan Kepala Balai Arkeologi Kalimantan Selatan, Drs. Nuralam. Kemudian dilanjutkan dengan penyampaian hasil kesimpulan dari Rapat Koordinasi Teknis dan Sosialisasi Program Pelestarian Nilai, yang dibacakan oleh Sisva Maryadi, S.Sos., dan diakhiri dengan penutupan.  

Pada hari ketiga adalah penyelesaian administrasi dan persiapan kepulangan peserta Rakornis dari seluruh Kalimantan Barat.

TINGGALKAN KOMENTAR