Publish or Perish: Memublikasikan Karya atau ‘Mati’ Terlupakan


Tanggal : Jumat, 24 Juli 2020
Pukul : 13.30-15.00 WIB
https://www.youtube.com/BPNBJabar (LIVE)
E-Sertifikat : http://bit.ly/ikutberbisik

Publish or perish adalah istilah yang digunakan di kalangan akademisi dan peneliti di banyak negara, yang singkatnya mereka harus rajin memublikasikan hasil penelitiannya atau “mati” terlupakan. Tujuan dari publikasi ini adalah mensosialisasikan hasil temuan dari kajian atau penelitian berdasarkan evidence (bukti, kebenaran, fakta) di lapangan. Ini sangat penting untuk dijadikan bahan pengambilan keputusan kebijakan atau pengguna lainnya. Namun demikian, cukup banyak hasil penelitian yang tidak dipublikasikan di media atau jurnal ilmiah, cukup disimpan di rak buku atau perpustakaan yang jarang bahkan tidak dibaca orang lain. Timbul permasalahan, mengapa ada keengganan, kesulitan, kurang motivasi, dan kebingungan dalam menulis artikel serta bagaimana cara memublikasikan artikel ke jurnal ilmiah. Pemecahan dari berbagai permasalahan tersebut tentu membutuhkan sikap dan strategi serta kiat-kiat untuk menulis artikel di jurnal nasional maupun internasional. Lalu, bagaimana kiat-kiat dan strategi yang diperlukan untuk menjawab semua masalah tersebut?
Bahasan dari permasalahan tersebut di atas dapat disimak dalam acara BERBISIK, sebuah kegiatan bersifat daring yang digagas Balai Pelestarian Nilai Budaya Jawa Barat. Kali ini, acara BERBISIK akan mengambil topik “Publish or Perish: Memublikasikan Karya atau ‘Mati’ Terlupakan”. Kegiatan ini akan mengundang narasumber dan moderator, yaitu:

Narasumber:
Prof. Dr. Irwan Abdullah, guru besar dari Fakultas Ilmu Budaya UGM dan pendiri Irwan Abdullah (IA) Scholar Foundation.
Moderator:
Ani Rostiyati (Peneliti BPNB Jabar)

Acara BERBISIK dilaksanakan pada:
Tanggal         : Jumat, 24 Juli 2020
Pukul            : 13.30-15.00 WIB
Media Daring : https://www.youtube.com/BPNBJabar (LIVE)
E-Sertifikat   : http://bit.ly/ikutberbisik

TINGGALKAN KOMENTAR